Dinas Kehutanan Siapkan Bibit untuk Penghijauan

SAMARINDA – Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim terus memproduksi berbagai bibit  tanaman pohon-pohonan untuk mendukung berbagai program penghijauan dan pelestarian hutan di daerah ini.  
“Dinas Kehutanan bekerjasama dengan instansi terkait, yaitu Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Mahakam Berau (BP-DAS Mahakam-Berau) terus memproduksi bibit tanaman untuk memenuhi kebutuhan di Kaltim,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Chairil Anwar, kemarin.  
Produksi tanaman yang dihasilkan dari benih biji ini terdiri dari beraneka macam pohon yang memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat maupun nilai strategis dalam pelestarian alam.  
Berbagai pohon yang dibibitkan antara lain sengon, akasia, gamelia,  gaharu, karet dan lain-lain hingga pohon khas Kaltim, yakni ulin, bengkirai  dan meranti. Selain itu juga turut diproduksi bibit pohon buah-buahan, antara lain rambutan, durian, lai, sukun, duku dan langsat.  
Chairil menjelaskan bibit-bibit pohon ini nantinya untuk memenuhi permintaan kabupaten/kota dalam berbagai kegiatan reboisasi oleh pemerintah daerah maupun oleh organisasi kemasyarakatan.
Seperti diketahui, Gubernur Awang Faroek mencanangkan Program Kaltim Green melalui gerakan setiap orang menanam lima pohon setiap tahunnya sebagai upaya partisipasi masyarakat mengatasi kerusakan lingkungan.  
Jika 3,5 juta penduduk Kaltim (berdasarkan Sensus Penduduk 2010) menanam lima batang pohon setiap tahun, diperlukan 17,5 juta bibit pohon per tahun atau 87.500.000 bibit selama lima tahun.
Sehingga kebutuhan bibit pohon ini menjadi suatu hal yang penting untuk diproduksi sendiri, selain dengan cara melakukan pengadaan bibit melalui lelang dan cara-cara yang sah dan benar.
“Jadi kita berupaya untuk memenuhi kebutuhan bibit-bibit pohon penghijauan di Kaltim. Kebutuhan bibit ini akan diberikan kepada kabupaten/kota sesuai dengan permintaan masyarakat dan kesesuaian lahan,” jelasnya. (yul/hmsprov)   
 

Berita Terkait
Government Public Relation