Dinas Sosial Bangun Panti Sosial Terpadu
SAMARINDA - Dinas Sosial Kaltim tengah merencanakan pembangunan panti sosial yang khusus untuk menangani masalah gelandangan, pengemis serta penderita gangguan jika yang telah sembuh dari pengobatan. Diharapkan dengan adanya panti khusus ini, ketiga masalah sosial ini dapat tertangani dengan baik dan berkualitas.
Demikian dikatakan (Plt) Kepala Dinas Sosial Kaltim, yang juga Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, H. Bere Ali, Senin (29/7).
Lokasi yang dipilih untuk panti sosial terpadu ini, ujarnya adalah tanah milik Pemrov Kaltim yang merupakan bekas rumah sakit khusus penderita kusta yang terletak di Kecamatan Koa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rumah Sakit ini kini tidak terpakai lagi karena banyak penderita kusta telah sembuh setelah melalui pengobatan.
"Kita memang belum memiliki panti yang khusus untuk penanganan gelandangan, pengemis dan mantan penderita gangguna jiwa yang tidak diterima oleh keluarganya. Nantinya, penanganan gelandangan dan pengemis yang tertangkap tidak dapat dibina sepenuhnya karena keterbatasan sarana," ujarnya.
Lanjutnya,  dengan adanya pembangunan panti  sosial terpadu nantinya, setiap Gepeng yang terjaring razia akan dibina untuk mendapatkan pelatihan dan keterampilan sehingga diharapkan mereka  tidak akan kembali turun kejalan.
Begitupun dengan para mantan penderita psikotik yang telah sembuh dari gangguna jiwa dan harus meninggalkan rumah sakit tetapi tidak memiliki keluarga, maka panti sosial terpadu inilah yang akan menampungnya.
"Hingga saat ini kapasitas rumah sakit jiwa telah over kapasitas, harusnya yang telah sembuh diminta untuk tidak tinggal di rumah sakit jiwa. Tetapi jika tidak memiliki keluarga atau keluarga tidak menerima, maka penyakit gangguan jiwa yang telah sembuh dapat kembali kambuh," ujarnya.(yul/hmsprov)
 
Berita Terkait