Dinpora Jateng Belajar ke Dispora Kaltim

Pengelolaan Sarpras Olahraga

                              

SAMARINDA- Sukses Kaltim meraih prestasi dalam bidang olahraga di tingkat nasional, termasuk sukses dalam pembinaan atlet usia muda mendapat perhatian berbagai daerah lain di Indonesia. Sukses pembinaan itu diantaranya juga sangat  ditentukan oleh faktor pengelolaan sarana dan prasarana olahraga yang baik da profesional.

Sukses Kaltim ini pun menarik perhatian Pemprov Jawa Tengah (Jateng). Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Jateng, mereka melakukan kunjungan ke Kaltim untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana dan prasarana olahraga di daerah ini.

“Alhamdulillah, pengelolaan sarana dan prasarana di Kaltim saat ini dilakukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), baik yang ada di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) maupun Pengelola Komplek Stadion Utama dan Madya (PKSUM). Semua berjalan baik,” kata Kepala Dispora Kaltim Fachruddin Djaprie, Kamis (31/3).

Fachruddin menyambut baik kunjungan ini dan berharap dapat memberikan pelajaran berharga bagi Provinsi Jawa Tengah.  Dia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Provinsi Jawa Tengah untuk belajar di Kaltim, mengingat Dispora Kaltim baru terbentuk di tahun 2009 dan baru pada tahun 2010 UPTD Pengelola Kompleks Stadion utama dan Madya serta SKOI mulai beroperasi.

“Semua ini tidak lepas dari arahan dan instruksi yang disampaikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak kepada Dispora Kaltim, agar pengelolaan sarpras, khususnya eks PON 2008 dapat dikelola secara professional. Gubernur melihat berlimpahnya sarpras yang ada, maka didirikanlah sekolah olahraga guna memanfaatkan fasilitas tersebut di samping untuk meminimalisir jual beli atlet yang marak terjadi pada setiap perhelatan kejuaraan olahraga,” jelasnya.

Sebelum  kunjungan Dinpora Jawa Tengah, Dispora Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Selatan juga berkunjung ke Kaltim untuk belajar pengelolaan sarpras olahraga dan pembinaan atlet muda.

“Kami bersyukur dengan pengelolaan ini, makin banyak daerah lain yang berkunjung ke Kaltim untuk belajar. Tentu ini akan secara langsung meningkatkan perekonomian daerah. Mereka bermalam dan beraktifitas di sini. Tentu mereka juga akan mengeluarkan uang mereka di sini," kata Fachruddin.

Kunjungan Dinpora Jawa Tengah kemarin dipimpin Kepala Dinpora Jawa Tengah, Budi Santoso. (jay/sul/hmsprov)  

 

Berita Terkait