Direct Call Pacu Ekspor Komoditas Kaltim

Kapal-kapal cargo bersiap untuk mengangkut komoditas Kaltim yang akan diekspor. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA – Direct call atau pengiriman langsung (ekspor/impor) ke negara tujuan menjadi program utama daerah khususnya dalam memacu kinerja perdagangan luar negeri untuk komoditas unggulan daerah. Hal itu dikemukakan Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan H Ichwansyah pada Rapat Koordinasi Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi Daerah (Pepida) Kaltim 2018 di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (27/3). 

 

Menurut dia, saat ini Kaltim sedang menggiatkan beberapa sektor seperti industri pengolahan, agroindustri dan pertanian dalam arti luas berikut industri turunannya. “Direct call menjadi stimulus perkembangan kawasan industri sekaligus mempercepat transformasi dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin baik,” katanya. 

 

Selain itu, direct call juga memberikan keuntungan bagi eksportir dan importir terhadap waktu maupun biaya yang dikeluarkan pada saat pengiriman barang. Dijelaskan Kaltim telah memiliki pelabuhan internasional Terminal Petikemas Kariangau Balikpapan  selain KIPI Maloy Kutai Timur yang masih dalam proses pembangunan. 

 

Pelabuhan dan terminal petikemas PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) yang berada di Teluk Balikpapan itu telah diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012 lalu. Pelabuhan dan terminal dikelola perusahaan patungan PT Pelindo IV dan Perusda Melati Bhakti Satya (MBS/Perusda Pemprov Kaltim). “Sejak diresmikan KKT Balikpapan telah memberikan pelayanan kepelabuhanan dan bongkar muat jutaan ton barang baik perdagangan domestik maupun ekspor/impor,” ungkapnya.

 

Dia menambahkan Pelindo IV bersama KKT menargetkan launching direct call perdana menuju Tiongkok pada 10 April nanti dengan pengiriman 50 kontainer komoditas rumput laut, cangkang sawit dan ikan. Rakor diikuti 150 peserta berasal dari OPD terkait tingkat provinsi, kabupaten dan kota se-Kaltim, Kadin, pelaku eksportir/importir dan Pokja Eskpor/Investasi/Produksi. Tampak Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim H Nazrin dan Kepala DPMPTSP Diddy Rusdiansyah serta pimpinan PT KKT Balikpapan. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation