Dirgahayu Provinsi Kalimantan Timur

 

HARI ini, 9 Januari 2018, Kaltim genap berusia 61 tahun. Memasuki usia yang semakin dewasa, Kaltim saat ini tampil lebih mapan dengan persiapan diri yang lebih mantap menyongsong Visi Kaltim 2030. Upaya menggapai visi dan merangkai aksi pun gencar dilakukan sejak tahun pertama periode pertama hingga tahun terakhir periode kedua kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak. 

 

Kerja keras untuk membangun pondasi yang kuat bagi penyiapan transformasi pembangunan ekonomi hijau berkelanjutan, dimana resesi global telah mengingatkan, bahwa Kaltim tidak boleh terus bergantung pada kekuatan sumber daya ekonomi tak terbarukan (batu bara dan migas). 

 

Kekuatan ekonomi baru yang dipersiapkan adalah membangun simpul-simpul kawasan industri yang mendorong upaya peningkatan nilai tambah sumber daya alam Kaltim melalui kawasan industri manufacturing dan pabrikasi, baik untuk sumber daya alam baru terbarukan (pertanian dalam arti luas), maupun sumber daya alam tak terbarukan. 

 

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jembatan Pulang Balang, bandara dan pelabuhan berskala internasional di Balikpapan dan Samarinda, peningkatan jalan trans Kalimantan hingga ke Maloy dan wilayah utara Kaltim, semua dibangun untuk menciptakan interkoneksi mendukung  pengembangan kawasan-kawasan industri. Pembangunan infrastruktur dasar masyarakat juga menjadi prioritas Pemprov Kaltim.

 

Tahun ini merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2013-2018. Sejumlah proyek strategis dalam target tuntas tahun ini. Presiden Joko Widodo pun telah memberi dukungan serius. Sinergi antarpemerintah, pusat dan daerah, parlemen, BUMN, swasta dan partisipasi  masyarakat diyakini akan menjadi kunci Kaltim bergerak maju lebih mantap di masa depan demi peningkatan kesejahteraan rakyat yang lebih berkeadilan. Dirgahayu Provinsi Kalimantan Timur.....(*)

 

Berita Terkait
Government Public Relation