Dirut Bankaltimtara Dilantik, Gubernur Pastikan Tak Ada Intervensi

Foto: syaiful/dok.humaskaltim

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Komisaris Independen dan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur Kalimantan Utara (BPD Kaltimtara) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (11/9/2020). 

 

Anggota Komisaris Independen PT BPD Kaltim Kaltara periode 2020-2023 dijabat oleh Bela Barus, sedangkan Direktur Utama periode 2020-2024 dijabat oleh Muhammad Yamin.

 

Gubernur Isran Noor mengatakan pelantikan ini merupakan langkah maju dan menjaga kesinambungan organisasi, serta mewujudkan Bankaltimtara tetap kontributif bagi pembangunan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 

 

“Semoga pelantikan ini memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi kemajuan PT BPD Kaltim Kaltara dan kepentingan perekonomian masyarakat Kalimantan Timur,” kata Isran Noor.  

 

Menurut Isran Noor, sebagai bank yang menjadi The True Regional Champion, Bankaltimtara harus berkomitmen mendorong pertumbuhan perekonomian regional di masa pandemi Covid-19.

 

“Melalui produk dan layanan yang kompetitif dengan jaringan yang luas serta dikelola secara profesional berlandaskan good corporate, yaitu ketahanan kelembagaan yang kuat. Sebagai agent of regional development dan kemampuan melayani keperluan masyarakat Kaltim dan Kaltara,” jelas Isran.

 

Secara khusus, mantan bupati Kutai Timur ini berpesan kepada Direktur Utama Bankaltimtara yang baru dilantik, agar dapat memperkuat ketahanan kelembagaan yang berkualitas, kembangkan produk dan layanan perbankan yang solutif dan berbasis teknologi. 

 

Bankaltimtara harus menjadi pendukung utama program pembangunan ekonomi dalam menopang pemberdayaan perekonomian rakyat, terus tingkatkan kepedulian sosial bagi komunitas dan lingkungan sekitar, serta menjaga dan meningkatkan reputasi Bankaltimtara.

 

“Saya berusaha dengan Pak Wakil gubernur untuk bagaimana memberikan kewenangan penuh dan tidak akan mengintervensi diluar pada aturan dan ketentuan. Ini janji saya dan wakil gubernur. Jadi tidak usah khawatir dengan gubernur dan wakil gubernur meskipun sebagai pemegang saham pengendali, tidak ada tekanan-tekanan, tidak ada kepentingan-kepentingan interest pribadi dan sebagainya,” pesan Isran Noor. 

 

Hadir Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa’bani, jajaran Forkopimda Kaltim, jajaran Direksi dan Komisaris Bankaltimtara. Secara online juga disaksikan Pemprov Kaltara, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim dan Kaltara. (Tim Liputan Biro Humas Kaltim).

Berita Terkait