Disbun Dorong Kemitraan


SAMARINDA - Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari subsektor perkebunan, Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menggalakkan kegiatan kemandirian warga.
Khususnya, terbangun perkebunan rakyat melalui sistem plasma atau kemitraan antara masyarakat (pekebun) dengan perusahaan kelapa sawit.
Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati mengatakan saat ini di Kaltim terdapat 292 perusahaan yang memegang 198 ijin usaha perkebunan (IUP) dengan luasan mencapai 2,50 juta hektare.
Sedangkan pemegang ijin hak guna usaha (HGU) sebanyak 124 perusahaan dengan luas lahan 1,05 juta hektare.
Sementara perkebunan swadaya masyarakat dan plasma yang sudah terbangun mencapai 191.889 ha.
“Perkebunan itu dikelola secara mandiri di lahan milik warga serta kebun kemitraan masyarakat dengan perusahaan besar swasta (PBS) maupun negara (PBN),” kata Etnawati.
Diakuinya, pengembangan kebun plasma diharapkan terjadi percepatan kesejahteraan rakyat, utamanya pekebun yang berada di sekitar perusahaan kelapa sawit.
Menurut dia, sesuai aturan yang menganahkan agar setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit wajib menyisihkan lahannya minimal 20 persen dari keseluruhan luasan lahannya untuk masyarakat.
“Kalau setiap perusahaan kelapa sawit yang sudah beroperasi secara konsekuen menerapkan aturan yang berlaku tentunya masyarakat sekitar perusahaan dapat menikmati hasil pembangunan perkebunan kita melalui sistem kemitraan tersebut,” ujarnya.(yans/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation