Disbun Gelar Pelatihan Pengolahan Kelapa Dalam

SAMARINDA - Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Teknologi Terapan Perkebunan (T2P) menggelar pelatihan pengolahan Kelapa Dalam bagi petugas perkebunan.

“Kelapa dalam merupakan salah satu komoditi unggulan perkebunan yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi bahkan apabila dikelola dengan baik mampu menghasilkan berbagai produk rumahan,” kata Kepala Disbun Kaltim Etnawati, Senin (25/3).

Menurut dia, selama ini masyarakat masih menggunakan dan memanfaatkan kelapa hanya untuk kebutuhan kegiatan rumah tangga ataupun keperluan usaha saja. Padahal, apabila diolah sesuai dengan teknologi, maka akan mampu menghasilkan berbagai produk industri.

Karenanya, guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas perkebunan terhadap pengolahan kelapa dalam khususnya dalam meningkatkan nilai ekonomi komoditas tersebut  maka perlu dilakukan pelatihan.

“Pelatihan ini sebagai upaya memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi petugas perkebunan di lapangan, sekaligus untuk menjadikan keahliannya dalam meningkatkan pendapatan dalam keluarga maupun masyarakat,” ujar Etnawati.

Minimal lanjutnya, para petugas akan memiliki kemampuan untuk mengolah hasil perkebunan khususnya kelapa untuk usaha industri rumahan atau UKM. Sehingga akan mampu meningkatkan penghasilannya yang berimbas pada kesejahteraannya.

Dijelaskan, kelapa ini dapat diolah untuk berbagai produk rumahan terutama bagi pelaku Usaha Kecil Menengah. Misalnya, kelapa dapat dibuat nata de coco, sirup coco pandan, selai, minyak goreng, sabun bahkan virgin coconut oil dan bio diesel.

Kegiatan  berupa pelatihan yang dilaksanakan UPTD T2P bagi petugas perkebunan dari lima kabupaten dan kota di Kaltim terhadap pengolahan hasil perkebunan. Dilaksanakan selama empat hari sejak 25 hingga 28 Maret menghadirkan narasumber Ir Parito dari Coconut Center Indonesia, Yogyakarta.(yans/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation