Disbun Kaltim Terapkan Informasi HTBS Berbasis SMS

Ist

SAMARINDA - Kelapa sawit salah satu sektor andalan penopang perekonomian Indonesia, khususnya di Kaltim. Sayangnya, sejumlah petani pekebun masih mengalami kesulitan menerima informasi terbaru, khususnya informasi patokan harga penjualan hasil panen berupa tandan buah segar (TBS).

"Sementara itu, papan pengumuman informasi kampung terbatas dalam menyediakan informasi terkini," kata Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad via WhatsApp, Selasa (19/5)

 

Karenanya, lanjut Ujang, Dinas Perkebunan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dengan mengembangkan inovasi layanan short message service (SMS BUNKALTIM) yang memberikan informasi mengenai harga jual kelapa sawit secara cepat, murah, singkat dan lebih transparan, sehingga mampu meminimalisir kecurangan dalam praktik jual beli di lapangan.

Menurut Ujang, petani pekebun cukup mengetik HARGA SAWIT dan mengirimkan ke nomor 08125551001. Selanjutnya admin akan menindaklanjuti permohonan yang masuk dan merespon dalam waktu 1 x 24 jam.

Terakhir, pemohon informasi akan menerima balasan mengenai informasi harga tandan buah segar (HTBS) melalui SMS BUNKALTIM.

 

Setiap nomor ponsel yang masuk secara otomatis akan terdaftar dalam database, sehingga setiap bulannya langsung menerima informasi terbaru tanpa harus mengirimkan SMS permohonan lagi.


"Semua layanan berlangganan SMS BUNKALTIM tidak dikenakan biaya atau gratis," ujarnya.

Diakui Ujang, jumlah pemohon informasi setiap tahun mengalami peningkatan, karena informasi SMS BUNKALTIM berkembang pesat dan menyebar dari mulut ke mulut di kalangan petani kelapa sawit.

"Hingga tahun 2019, inovasi ini telah menerima 4.214 SMS permohonan informasi harga kelapa sawit dan mengirimkan 257.528 sms balasan," katanya. (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait