Disbun Promosikan Potensi POME

Dari Ajang Kaltim Fair 2014

SAMARINDA - Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim ikut berpartisipasi pada Kaltim Fair 2014, dengan menampilkan potensi limbah cair kelapa sawit atau 'Palm Oil Mill Effluent' (POME) yang  mampu menghasilkan gas metan untuk bahan bakar alternatif pembangkit listrik.

"Stand  Disbun Kaltim menampilkan, potensi POME dan  berbagai profil dan keberhasilan pelaksanaan program prioritas sub sektor perkebunan," kata Kepala Disbun Kaltim Hj Etnawati Usman disela-sela pelaksanaan pameran  di halaman parkir Komplek Stadion Sempaja Samarinda pada 17- 21 April.

Etnawati mengungkapkan salah satu yang menarik minat masyarakat untuk mengunjungi stan Disbun pada pameran ini adalah tentang potensi POME di Kaltim sangat besar, seiring dengan luas perkebunan kelapa sawit yang mencapai 1,4 juta hektare, tetapi belum dikelola maksimal padahal manfaatnya sangat besar untuk pembangkit listrik.

Apabila POME dikelola maksimal mampu menjawab kebutuhan  bahan bakar untuk pembangkit energi listrik di Kaltim, dengan memanfaatkan potensi POME di daerah ini.

"Para pengunjung khususnya para pelajar sangat tertarik tentang POME dan melihat secara detail gambaran teknologi yang ditampilkan. Kalau perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di kabupaten/kota di Kaltim bisa memanfaatkan teknologi itu tentunya rakyat juga terbantu, terutama soal pemenuhan energi listrik. Salah satunya melalui kegiatan corporate social responsibility (CSR) bekerjasama dengan PLN membangun pembangkit listrik dengan bahan bakar yang bersumber dari POME," ujarnya.

Dijelaskan, Kaltim Fair ini sekaligus sebagai wahana promosi potensi usaha perkebunan di Kaltim yang mendapat sambutan positif para pengunjung yang ingin melihat kemajuan perkebunan Kaltim serta produk-produk unggulan yang meliputi lada, kakao, kelapa dalam, karet dan kelapa sawit. (sar/es/hmsprov).

///FOTO : Wagub Kaltim saat meninjau stan pameran Dinas Perkebunan.(fajar/humasprov)

 

 

Berita Terkait
Government Public Relation