Disdik Kaltim Prioritaskan Lima Program Unggulan

Menjelang 100 Hari Kerja Pemprov Kaltim

 

SAMARINDA- Menyukseskan 100 hari kerja Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wagub Kaltim, Disdik Kaltim memprioritaskan lima program unggulan yang diharapkan mamapu meningkatkan program pembangunan pendidikan di daerah ini.

Program unggulan tersebut, yakni pembangunan education center tahap pertama di Samarinda, sekolah unggulan Kaltim di Samarinda tahap pertama, penyaluran buku ajar kurikulum 2013 sebanyak 436.314 buku untuk SD dan 294.325 buku untuk SMP se Kaltim.

Selain itu juga program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan atau kualifikasi guru PAUD/TK sebanyak 857 orang dan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada 490 tenaga pendidik PAUD.

“Jadi dalam 100 hari kerja gubernur dan Wagub, Dinas Pendidikan Kaltim telah menyiapkan beberapa program kerja yang diharapkan dapat mendukung kinerja gubernur dan wagub ke depan, khususnya di bidang pendidikan. Dengan tujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah,” kata Musyahrim, Selasa (25/2).

Menurut dia, lima program tersebut akan dilakukan bersamaan, yaitu dalam bentuk peresmian dan penyerahan secara simbolis kepada guru yang menerima bantuan dari Pemprov Kaltim.

Pembangunan education center yang akan diresmikan, terdiri dari Ballroom, Kantor Pengelola, Gedung Workshop dan Infrastruktur Jalan di lokasi tersebut yang dipusatkan di Jalan PM Noor Samarinda.

Sementara peresmian tahap pertama gedung sekolah unggulan Kaltim di Samarinda, yakni ruang kelas 24 unit, ruang kantor, ruang Kepala Sekolah (Kepsek), ruang guru dan tata usaha.

Selain itu, penyerahan buku ajar kurikulum 2013 akan diterima dari jenjang SD dan SMP yang telah ditetapkan melaksanakan kurikulum 2013. Karena, sekolah yang telah melaksanakan kurikulum 2013 memiliki guru yang dilatih untuk melaksanakan pengajaran tersebut kepada siswa.

“Diharapkan, melalui lima program unggulan ini, masyarakat dapat menilai dengan baik apa yang telah dilakukan Pemprov Kaltim selama 100 hari kerja Gubernur dan Wagub Kaltim,” jelasnya.

Menurut dia, untuk education center proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 49.656 meterpersegi. Tetapi, diharapkan pada 100 hari kerja gubernur pembangunan tahap pertama dapat selesai dengan alokasi anggaran Rp79 miliar dari APBD Kaltim dan untuk keseluruhan pembangunan education center akan mengeluarkan biaya mencapai Rp300 miliar.

Diharapkan pembangunan tahap kedua akan dilakukan untuk fasilitas-fasilitas pendukung lain, antara lain asrama, poliklinik, kantin, masjid, sarana belajar ruang terbuka dan sarana permainan edukasi.(jay/sul/es/hmsprov).

////FOTO : Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyerahkan sejumlah beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa di Kaltim. Program ini juga menjadi bagian dari 100 hari kerja Pemprov Kaltim.(dok/humasprov kaltim)

 

 

Berita Terkait