Dishub Beri Penyuluhan Pengemudi di Tiga Kota

Menekan Angka Kecelakaan di Kaltim


SAMARINDA - Guna meningkatkan profesi pengemudi agar sejajar dengan insan pembangunan lainnya, Pemprov Kaltim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan penyuluhan kepada pengemudi angkutan umum.   
"Penyuluhan kami gelar pekan ini di tiga kota, yakni  Samarinda, Bontang dan Sanggata, Kutai Timur. Masing-masing kota diikuti 40 orang pengemudi. Tiga kota ini dipilih karena  angka kecelakaan di jalur ruas jalan tiga kota ini cukup tinggi," kata Kepala Bidang Angkutan  Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Machmud Samsul Hadi, Kamis (19/6).     
Dia mengakui para pengemudi tersebut sudah berpengalaman di jalan raya, namun tidak ada salahnya jika kembali diingatkan tentang pemahaman keselamatan di jalan raya.   
"Para pengemudi yang mendapat penyuluhan, meliputi sopir angkutan travel dan bus angkutan umum," ujarnya.  
Kegiatan ini lanjut dia, merupakan bentuk kepedulian pemerintah mewujudkan sumber daya manusia di kalangan pengemudi agar patuh berlalu lintas.
"Dengan pelatihan ini diharapkan keselamatan masyarakat di jalan raya akan meningkat. Kesadaran seperti ini seharusnya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga harus menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat," ujarnya.
Dia menilai keselamatan penumpang saat ini menjadi tanggung jawab utama pengemudi. Ketentuan itu telah diatur dalam undang undang yang isinya menjabarkan pengemudi bertanggung jawab atas kerugian yang diderita penumpang karena kelalaian pengemudi.
Materi yang diberikan meliputi, pengetahuan tentang  ketertiban berlalu lintas. Dengan nara sumber dari Polresta Samarinda, Dishub Kaltim dan Jasa Raharja serta Organisasi Angkutan Darat (Organda). (sar/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation