Diskominfo Siap Jaring Komisioner KI Kaltim Periode 2016-2020

SAMARINDA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim tengah melakukan persiapan dalam rangka tahapan penjaringan calon anggota Komisioner Komisi Informasi (KI) Kaltim periode 2016-2020,  yang rencananya digelar pada awal Februari.

Kepala Diskominfo Kaltim Abdullah Sani melalui Kabid Dokinfo Hendro Prasetyo menyampaikan bahwa penjaringan calon komisioner yang akan digelar ini, seiring dengan berkahirnya masa bakti komisioner KI Kaltim pada Mei tahun ini.

Adapun komisioner yang akan berakhir masa jabatannya itu masing-masing yakni Eko Satiya Husada (Ketua KI Kaltim), Habib (Wakil Ketua KI Kaltim), Jaidun (Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi) dan Lilik Rukitasari (Komisioner Bidang Edukasi, Sosialisasi dan Advokasi).

Berdasarkan tahapan pembentukan calon anggota KI Kaltim telah direncanakan mulai diumumkan pendaftaran pada 1-12 Februari melalui media cetak, elektronik dan media online dengan jadwal waktu penerimaan pendaftaran pesertanya pada 15-26 Februari.

"Pendaftarannya secara langsung ke kantor Diskominfo Kaltim. Setelah kami terima, kami akan lakukan penyeleksian administrasi dan dilanjutkan dengan ujian tertulis, wawancara, psikotest yang dilakukan oleh tim seleksi (Timsel) hingga pelaksanaan fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi I DPRD Kaltim," kata Hendro yang juga menjabat sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana penjaringan calon komisioner KI Kaltim.

Mengenai Timsel, Hendro mengatakan bahwa untuk Timsel masih menunggu SK Gubernur dengan susunan personil yang telah ajukan masing-masing yakni Abdulhamid Dipopramono (Ketua KI Pusat), Abdullah Karim (Akademisi Unmul), Sarosa Hamongpramono (Pengamat Hukum), Farid Wadjdy (Tokoh Masyarakat) dan Bere Ali (Unsur Pemerintah).

"Timsel melibatkan sejumlah unsur yakni dari KI Pusat, Akademisi, pengamat, tokoh masyarakat dan unsur pemerintah. Kami sudah menyusun personilnya dan masih menunggu SK dari Gubernur. Kami berharap rencana tahapan pembentukan calon anggota KI Kaltim yang sudah kita susun tidak ada perubahan," katanya. (rus/sul/es/hmsprov).

 

 

Berita Terkait