Diskusi Publik Penyalahgunaan Napza


SAMARINDA – Kadis Sosial Kaltim, HM Agus Hari Kesuma mewakili Gubernur Kaltim Dr Isran Noor, Kamis (14/11/2019) menghadiri dan membuka Diskusi Publik Penyalahgunaan Napza` yang digelar Yayasan Sekata dan PT Pertamina Hulu Mahakam di Harris Hotel, Samarinda.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kaltim mengharapkan diskusi publik bermanfaat ke masyarakat luas dan seluruh stakeholder. Sehingga bisa bekerja sama untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kaltim.

“Masyarakat Kaltim khususnya anak-anak dan generasi muda harus dilindungi dari bahaya narkoba. Oleh karena itu, kita berharap kerja keras pihak berwajib dan didukung masyarakat maka penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat diminimalisir,” tegasnya 

Menurutnya, berbagai langkah dan pendekatan harus dilakukan dalam memerangi peredaran narkoba. Utamanya melalui pendekatan bidang agama, sosial, budaya dan bidang-bidang lainnya yang mengarah pada hal positif.

Berdasarkan data BNN dan Puslitkes Universita Indonesia, pada tahun 2015 secara nasional Kaltim berada di peringkat ke -3 kasus penyalahgunaan narkoba. Sedangkan tahun 2016 peringkat Kaltim turun satu strip di posisi ke -4 dibawah DKI Jakarta, Yogyakarta dan Kalimantan Utara.

Dan pada tahun 2017-2018 lalu, peringkat Kaltim kembali turun satu strip di peringkat kelima. Meski terus mengalami penurunan, kondisi masih sangat memprihatinkan dan Kaltim masih masuk dalam Darurat Narkoba, sehingga memerlukan perhatian bersama untuk terus memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Diskusi menghadirkan narasumber Direktur Rehabilitasi Napza, Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo, Kepala SKK Migas Kaltim, Direktur PT Pertamina Hulu Mahakam, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kaltim, Muhammad Suhaidy serta Ketua Yayasan Sekata Kaltim.(inni/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait