Disnak Salurkan Rp6,8 Miliar

* Tiap Tahun di Kaltim bertambah 7.600 Ekor Sapi dan Kerbau

SAMARINDA – Tahun ini Dinas Petenakan (Disnak) Kaltim kembali menyalurkan dana untuk mendukung kegiatan penguatan sapi/kerbau betina bunting sebesar Rp6,84 miliar bagi 38 kelompok petani ternak yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
“Tahun ini kita akan salurkan dana penguatan sebesar Rp6,84 miliar untuk 38 kelompok atau masing-masing kelompok diberi insentif untuk 200 ekor sapi/kerbau betina. Sehingga tahun anggaran 2013 dialokasikan 7.600 ekor ternak milik kelompok tani ternak memperoleh insentif penguatan,” kata Plt Kepala Disnak Kaltim H Dadang Sudarya.
Menurut dia, bantuan dana insentif penguatan bagi kelompok tani ternak bertujuan untuk menumbuhkan kelompok penguatan sebagai calon kelompok pembibit sapi/kerbau, khususnya penguatan kepada ternak sapi/kerbau asli (lokal).
Selain itu, termotivasinya peternak dan kelompok dalam pengembangbiakan sapi/kerbau lokal serta terlaksananya identifikasi, inventarisasi dan registrasi sapi/kerbau asli untuk penerapan prinsip-prinsip perbibitan.
Sebab, pada tahun ini kegiatan penguatan sapi/kerbau betina bunting diutamakan pada sapi/kerbau asli/lokal dan dikawinkan dengan rumpun sejenis. Pemberian penguatan/insentif dilakukan kepada kelompok peternak terseleksi.
Karenanya, berdasarkan hasil evaluasi kegiatan IPBP (Insentif dan Penyelamatan sapi/kerbau Betina Produktif) tahun 2011 dan hasil monitoring PBP (Pengendalian sapi/kerbau Betina Bunting) tahun 2012 memberikan dampak positif.
“Kegiatan itu memberikan dampak sangat positif. Sebab, mampu memotivasi peternak untuk membuntingkan ternaknya kembali dan memperpendek jarak  antar kelahiran (calfing interval) sehingga mampu meningkakan populasi ternak lebih cepat ,” jelasnya.
Terlaksananya program penguatan sapi/kerbau betina bunting tahun ini maka setiap tahunnya  di Kaltim akan bertambah 7.600 ekor sapi/kerbau, khususnya  milik kelompok penguatan melalui kelahiran.
“Disnak akan terus berupaya mengoptimalkan berbagai program khususnya dalam peningkatan dan perkembangan populasi ternak di Kaltim. sementara ini populasi ternak sapi kita baru mencapai 108.000 ekor,” ungkap Dadang Sudarya.
Kelompok penguatan yang memperoleh dana insentif dan penguatan sapi/kerbau betina bunting yakni  Kutai Barat dan Penajam Paser Utara serta Kutai Timur, Bulungan dan Kutai Kartanegara  serta Berau masing-masing lima kelompok, sedangkan Kabupaten Paser empat kelompok dan Nunukan tiga kelompok serta Tarakan satu kelompok.(yans/hmsprov)

//Foto: Pengembangan ternak sapi di Kabupaten Paser. (dok/humasprov kaltim).
 

Berita Terkait
Government Public Relation