Disnakertrans Kaltim Kembali Gelar JMF.

Disnakertrans Kaltim Kembali Gelar JMF.

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim terus mencari cara agar persentase jumlah penduduk yang menganggur bisa masuk pasar  kerja  dengan melaksanakan Job Market Fair (JMF).

"Melihat kontribusi besar program JMF, maka tahun ini program JMF akan kembali digelar rencananya pada 18 hingga 20 Maret di Stadion Sempaja Samarinda," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim Ichwansyah baru-barun ini di Balikapapan.

 Dijelaskan, perusahaan yang mengikuti JMF sekitar 82 perusahaan, memerlukan  jenis 345 jabatan sedangkan jumlah lowongan 3021 orang. 

"Untuk kegiatan JMF ini masih terus berkembang sampai pada hari pelaksanaan," ujarnya.

Tujuan kegiatan iti, salah satu upaya  pemerintah untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Kaltim terus dilakukan dengan komitmen yang sangat kuat. Karebna penurunan angka pengangguran akan berhasil  dilakukan  salah satunya  diupayakan dengan fasilitasi program JMF ini.

 Bursa keerja ini akan mempertemukan perusahaan pengguna tenaga kerja dengan para pencari kerja. JMF akan menjadi media bertemunya para pencari kerja dan perusahaan pengguna jasa tenaga kerja.

Beberapa kali pelaksanaan JMF,  program ini diakui lebih efektif dan murah. Perusahaan bisa melakukan tes dan menguji para calon tenaga kerja sesuai kompetensi yang diinginkan perusahaan, sementara para calon tenaga kerja bisa bersaing dengan para peserta tes yang lain untuk mengisi lowongan kerja yang tersedia. Pola tatap muka yang difasilitasi Disnakertrans Kaltim ini dinilai lebih menguntungkan.

"Kita inggin semua peluang kerja disalurkan melalui dinas, sehingga memudahkan pencaker menyesuaikan keahlian dan kompetensinya, sekaligus memberi kesempatan masyarakat Kaltim berpartisipasi dalam pembangunan," katanya.

Menurut dia,  sejak JMF dilaksanakan  sejak 2010 lalu, banyak manfaat yang dirasakan perusahaan dalam mencari tenaga kerja maupun pencaker sendiri dalam mencoba peruntungan merebut peluang kerja. Semua meningkat, baik pendaftar maupun peluang kerja yang ditawarkan.

Dikatakan Ichwansyah untuk menuju capaian tersebut tentu diperlukan kerja lebih keras lagi, termasuk mensinergikan program dengan instansi teknis terkait. Termasuk membangun semangat dan kesadaran masyarakat dan generasi muda menjadi wirausahawan produktif yang mampu membangun unit-unit usaha, bahkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang lain.(sar/hmsprov).

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyaksikan kegiatan Job Market Fair (JMF). (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation