Disnakertrans Kaltim Siapkan Pelatihan Bagi Pencari Kerja

SAMARINDA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim dalam tahun ini akan memberikan pelatihan kepada  ribuan tenaga kerja sebagai upaya peningkatan kompetensi para  pencari kerja sebelum memasuki pasar kerja.

Hal ini dijelaskan Kepala Disnakertrans Kaltim, H. Ichwansyah, di  Samarinda, Jumat  (25/1), terkait program peningkatan keterampilan bagi pencari kerja, sehingga mampu merebut pasar kerja  di daerah ini.

Guna menyiapkan tenaga kerja trampil tersebut, Disnakertrans Kaltim akan dibantu UPTD Balai Latihan Kerja dan Industri (BLKI)  Balikpapan, UPTD BLKI Bontang, UPTD Pengembangan Produksi Daerah yang merencanakan mencetak tenaga terampil lebih kurang 1.400 orang.

“Program pelatihan calon tenaga kerja ini merupakan program rutin yang terus dilakukan Disnakertrans Kaltim setiap tahun,” ujarnya.

Menurut Ichwansyah,  dari segi jumlah peserta, program pelatihan pada 2013, ditargetkan bisa mencapai 1.500 orang atau hampir dua kali limpat dari tahun lalu, yakni mencapai  800 calon tenaga kerja terampil.

Dengan program ini diharapkan mampu mengatasi pengangguran dan menekan angka kemiskinan Kaltim, karena para pekerja dan pencari kerja memperoleh pengetahuan lebih untuk bersaing di pasar kerja.

“Ini sesuai dengan sebagai tugas dan fungsi Disnakertrans Kaltim yaitu mengatasi masalah pengangguran, membuka lapangan kerja dan mencetak wirausahawan baru,” ucapnya.

Didampingi Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja, H.S Adbullah dijelaskan bahwa Disnakertrans akan tetap melaksanakan kegiatan kerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk memberi pelatihan bagi calon-calon sarjana dengan meningkatan kapasitas dan keahlian  sebelum akhirnya masuk ke pasar  kerja.

Terdapat  16 materi pelatihan yang akan  diberikan, antara lain keterampilan komputer, perbaikan handphone,  operator mesin, teknisi mesin dan lain-lain.

“Selain melalui BLKI, juga disiapkan pelatihan melalui Lembaga Pelatihan Kerja Swasta  yang mencapai 1.300 orang,  Termasuk program  magang berbasis kompetensi pengguna  yang bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang diikuti 700 peserta,” jelasnya.(yul/hmsprov)

Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mencoba salah satu alat pelatihan disalah satu BLKI di daerah ini.(dok/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation