Disperindagkop Siapkan Tenaga Pendamping Koperasi

SAMARINDA – Guna mewujudkan Kaltim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi, maka diperlukan koperasi-koperasi yang aktif yang didukung dengan ketersediaan tenaga pendamping sehingga Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop) Kaltim menyiapkan tenaga pendamping.
“Gubernur Awang Faroek telah mencanangkan Kaltim sebagai Provinsi Penggerak Koperasi maka guna mendukung terwujudnya program tersebut diperlukan tenaga pendamping  dan penyuluh untuk memotivasi koperasi di daerah,” kata Kepala Disperindagkop UMKM Kaltim HM Djaelani didampingi Kepala Bidang Koperasi Rodi Ahnadi, Jumat (26/7).
Menurut dia, saat ini provinsi telah menyiapkan lima tenaga pendamping dan lima penyuluh untuk menggerakkan sekaligus mengaktifkan koperasi-koperasi yang telah terbentuk, termasuk memotivasi daerah untuk membentuk koperasi kalau belum terbentuk lembaganya.
Sedangkan daerah yang sudah membentuk tenaga pendamping dan penyuluh koperasi yakni Kabupaten Kutai Kartanegara telah melakukan pendidikan dan pelatihan koperasi bagi tenaga pendamping da penyuluh koperasi.
Sementara itu predikat Kabupaten/Kota Penggerak Koperasi di Kaltim diraih Kutai Barat, Bontang dan Penajam Paser Utara. Tahun ini, diusulkan ke pusat untuk diberikan predikat kepada Samarinda, Balikpapan dan  Berau serta Tarakan.
“Minimal 75 persen dari jumlah koperasi aktif dalam suatu daerah untuk menjadi provinsi maupun kabupaten/kota penggerak koperasi. Sedangkan Kaltim akan memiliki enam Kabupaten/Kotadi Penggerak Koperasi selain Tarakan karena masuk Kaltara,” ungkap Djaelani.
Diharapkan, kabupaten dan kota agar segera mengaktifkan para tenaga pendamping maupun tenaga penyuluh koperasi guna memacu serta menggerakkan koperasi di daerahnya masing-masing, termasuk yang belum ada koperasinya agar segera dibentuk.(yans/hmsprov)
 

Berita Terkait