Dispora Latih Pemuda Tuna Netra dan Daksa Berwirausaha

Ist

SAMARINDA - Komitmen Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur dalam menyukseskan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing terutama perempuan, pemuda dan disabilitas kembali dibuktikan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan pemula bagi pemuda disabilitas.

 

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi 25 pemuda disabilitas ini, kali ini diikuti 15 peserta terdiri atas delapan peserta dari pemuda disabiltas tuna netra yang mengikuti pelatihan alat musik dan vokal serta tujuh pemuda disabilitas tuna daksa untuk pelatihan batik cap.

 

Plt Kadispora Kaltim HM Syirajudin ketika membuka acara menyampaikan pelatihan kewirausahaan pemula merupakan bagian dari program prioritas dalam rencana strategis Dispora Kaltim tahun 2018-2023.


"Dispora Kaltim menempatkan peningkatan kualitas pemuda Kalimantan Timur sebagai program prioritas. Tidak hanya bagi pemuda normal, pemuda disabilitas menjadi bagian penting yang mendapat perhatian kami. Sejak tahun 2018, Dispora Kaltim telah membentuk Forum Pemuda Disabilitas Kreatif (FPDK) Kaltim yang berfungsi sebagai wadah bagi para pemuda disabilitas," kata pria yang baru saja dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim ini, Rabu (8/7) malam.

 

FPDK lanjutnya adalah wadah agar pemuda disabilitas dapat menjadi kreatif dan memiliki wadah untuk menghasilkan karya-karya luar biasa sekaligus sebagai pembuktian kepada non disabilitas bahwa disabilitas juga bisa berkarya. 

 

Secara garis besar melalui FPDK, Dispora Kaltim berupaya agar masyarakat dari Pemuda Dasabilitas dapat diberdayakan secara maksimal.

 

"Terkait pelatihan yang dilaksanakan dalam masa pendemi Covid-19 ini, agar seluruh peserta mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan dan disampaikan oleh panitia penyelenggara dari Bidang Pengembangan Pemuda," jelasnya. 


Untuk narasumber pelatihan musik adalah penggiat seni Benua Etam Widagdo Budi Prayogo, sementara batik cap dari Klub Origami Indonesia Linda Marlina.

Hadir pada acara tersebut pejabat Eselon III Lingkup Dispora Kaltim.(jay/ri/humadprovkaltim)

Berita Terkait