DKP3A Kaltim Bantu Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak

Ist

TENGGARONG - Pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) perempuan dan anak merupakan kelompok rentan. Dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19, khususnya bagi perempuan dan anak, Kemen PPPA menginisiasi program Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#Berjarak). Salah satunya dengan memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi melalui koordinasi dengan kementerian terkait dan Dinas PPPA se-Indonesia.

.

“Program Gerakan Berjarak bertujuan untuk melindungi perempuan, anak, lansia dan penyandang disabilitas yang merupakan kelompok rentan terdampak paparan Covid-19,” tutur Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad saat menyerahkan 101 paket bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak korban/terdampak Covid-19 di Kabupaten Kutai Kertanegara, Jumat (7/8/2020).

.

Halda mengatakan, Gerakan Berjarak memiliki 10 aksi yang mencakup aksi pencegahan dan penanganan. Selain itu, paket bantuan ini bersifat melengkapi bansos lainnya seperti BLT, BSM dan sebagainya, yang selama ini sudah banyak dibagikan untuk masyarakat.

.

“Jadi bantuan ini bersifat spesifik seperti vitamin, biskuit, paket mandi lengkap, popok bayi, pembalut, masker, hand sanitizer dan minyak kayu putih. Sasaran utama pemberian paket kebutuhan spesifik ditujukan bagi kelompok rentan yang terdapat dalam satu keluarga dan terdampak pandemi, terutama pada keluarga pra-sejahtera,” imbuh Halda.

.

Halda menyebutkan, ada sembilan jenis paket bantuan yang dibagikan terdiri dari, paket balita 0-2 tahun, paket balita usia 3-4 tahun, paket anak penyandang disabilitas, paket anak perempuan usia 10-17 tahun, paket anak laki-laki usia 5-17 tahun, paket perempuan hamil dan menyusui, paket perempuan dewasa, paket perempuan disabilitas, dan paket perempuan lansia.

.

Bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak korban/terdampak Covid-19 di distribusikan ke 9 kabupaten/kota di Kaltim kecuali Mahakam Ulu sebanyak 770  paket. (yuv/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait