DLH Kaltim Gelar Sosialisasi MMR Kampung Iklim+


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim mengadakan kegiatan Simulasi uji coba pelaksanaan kegiatan pengukuran, pemantauan dan pelaporan emisi REDD+ di kampung iklim+ dalam wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Daerah Aliran Sungai (DAS) Belayan program FCPF-CF Kaltim di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Kamis (19/12). Kegiatan ini dibuka Kepala DLH Kaltim Ence Ahmad Rafiddin Rizal.

"Kaltim adalah provinsi pertama dilaksanakannya program FCPF dan manfaatnya sangat besar. Gas rumah kaca (GRK) yang tersebar di udara kita berkewajiban menurunkan dan yang kita ukur tak kasat mata tapi rasanya dapat di rasakan," jelasnya.

Dalam kegiatan ini dihadiri dua narasumber utama Akhmad Wijaya dari konsultan FCPF dan Muhammad Fadli dari konsultan GGGI sebagai penyusun ERPD.

Akhmad Wijaya selaku konsultan tenaga ahli program FCPF menjelaskan Program Kampung Iklim (Proklim) plus terintegrasi dengan rencana tata ruang dan rencana pembangunan yang rendah emisi serta memiliki tutupan hutan dan tata kelola yang partisipatif serta transparan.

“Proklim plus menggunakan nomenklatur program yang sudah ada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu program kampung iklim,” jelasnya.

Kegiatan ini dikuti sekitar 40 peserta dari Wilayah KPH DAS Belayan. Di hadiri juga oleh Konsultan MMR, Arsy.(cyn/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation