Dokter Muda Jangan Menolak Tugas ke Pedalaman

 Pengambilan Sumpah Dokter Angkatan XXV Unmul

SAMARINDA - Mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik terhadap masyarakat diharapkan dokter muda asal Unmul tidak pilih-pilih tempat praktek, sehingga sumpah dan janji sebagai dokter benar-benar dapat dilaksanakan.

Sesuai dengan tuntutan masyarakat, Pemprov Kaltim berharap Fakultas Kedokteran Unmul terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswa kedokteran yang kini masih menjalani perkuliahan, sehingga ketika lulus mampu mengabdi dengan baik dan siap ditempatkan di mana saja.

“Harapan pemerintah tentu Fakultas Kedokteran Unmul terus meningkatkan kualitas lulusan, termasuk meningkatkan sarana dan prasarana yang telah dimiliki. Bahkan, jika perlu Unmul memiliki Rumah Sakit Pendidikan, sehingga lulusan Fakultas Kedokteran Unmul bisa langsung praktek di rumah sakit tersebut sebelum mendapatkan surat ijin praktek (SIP),” kata Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Kaltim ketika menghadiri pengambilan sumpah janji dokter angkatan XXV Fakultas Kedokteran Unmul di Teaching Center Jalan Anggur Samarinda, Rabu (28/1).

Apalagi, tahun ini dokter muda yang baru lulus, praktek lapangan ditempatkan di rumah sakit atau pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) asal daerah masing-masing, sehingga tidak lagi harus menumpuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), baik di Samarinda, Balikpapan maupun Bontang.

“Mewujudkan kualitas lulusan Fakultas Kedokteran Unmul, Pemprov Kaltim terus berupaya memberikan dukungan, baik peningkatan sarana dan prasarana, bahkan memberikan bantuan beasiswa,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Rektor Unmul Masjaya mengatakan setelah pengambilan sumpah janji, dokter harus siap ditempatkan di mana saja, baik di perbatasan maupun di pedalaman, sehingga tidak hanya fokus di perkotaan.

“Dengan mengabdi di mana saja, saya menilai dokter muda telah menjalankan sumpah janji yang telah diucapkan sebelum turun ke masyarakat. Jangan sampai, setelah ditempatkan di wilayah terpencil atau perbatasan ternyata lari dari tugas. Itu berarti mereka melanggar sumpah janji yang telah diucapkan dan diharapkan lulusan Unmul tidak demikian,” tegasnya.

Dokter muda yang diambil sumpah dan janji sebanyak 11 orang. Turut hadir Direktur RSUD AWS dr Rachim Dinata Marsidi. (jay/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait