Dokter Penerima Beasiswa Harus Mengabdi ke Daerah

Dokter Penerima Beasiswa Harus Mengabdi ke Daerah

SAMARINDA - Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul), khususnya yang menerima Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) diharapkan dapat kembali mengabdi di daerah. Mereka juga diminta tidak melupakan pengabdian kepada daerah meski setelah lulus dari Unmul para dokter itu melanjutkan pendidikan di luar Kaltim.

Para lulusan Unmul itu ditunggu perannya untuk turut mendukung pemerintah daerah menyukseskan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat.  

“Prinsip kami, sepanjang mereka menerima Beasiswa Kaltim Cemerlang, maka wajib bagi mereka untuk mengabdi di Kaltim.  Termasuk jika mereka melanjutkan pendidikan dokter spesialis di luar Kaltim,” kata Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Meiliana,  Senin (10/8).

Pemprov bersama Fakultas Kedokteran Unmul akan melakukan koordinasi untuk menginventarisir lulusan Fakultas Kedokteran Unmul yang merupakan para penerima beasiswa tersebut. Sangat disayangkan, jika kelak ditemukan dokter yang dibantu Beasiswa Kaltim Cemerlang, namun akhirnya berpraktek di luar Kaltim.

"Yang jelas, beasiswa ini dikucurkan agar mereka bisa kembali mengabdi di daerah. Bukan di daerah lain. Kalau itu terjadi, tentu kami sangat kecewa,” tegas Meiliana.

Sebab itu, Pemprov Kaltim akan mereveiw kembali aturan tentang tindakan tegas yang akan diberikan kepada lulusan Fakultas Kedokteran Unmul apabila terbukti tidak kembali mengabdi di daerah. Tindakan dan sanksi administrasi apa yang akan diberikan, tentu harus dikaji lebih mendalam.

“Lulusan Unmul harus mendukung pembangunan kesehatan daerah. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, perlu dukungan dan partisipasi dokter lulusan Unmul, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat di Kaltim akan lebih baik,” jelasnya. (jay/sul/adv)

/////Foto : Gubernur Awang Faroek Ishak bersama para dokter dari berbagai daerah di Kaltim. Dokter penerima beasiswa diminta untuk kembali mengabdi di daerah ini, bukan ke daerah lain. (dok/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation