Dokter Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Pengambilan Sumpah Dokter XXVII Unmul

SAMARINDA - Peran dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) diharapkan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Para lulusan diharapkan bisa menjadi pendukung program pemerintah daerah untuk menyehatkan masyarakat sesuai sumpah yang telah diucapkan.  

Sumpah dokter harus dipahami dan diamalkan ketika turun ke masyarakat. Contohnya akan membaktikan hidup guna kepentingan prikemanusiaan, kesehatan penderita senantiasa diutamakan dan dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, dokter akan berikhtiar sungguh-sungguh agar dokter tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuaan, politik atau sosial.

“Prinsipnya dokter adalah pelayan masyarakat. Karena, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Perlu  dukungan berbagai pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Di sini peran dokter sangat diharapkan untuk membantu pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim Meiliana ketika menghadiri pengambilan sumpah dokter XXVII Unmul di Aula Teaching Center Fakultas Kedokteran Unmul, Jalan Anggur Samarinda, Rabu (4/8).

Pengambilan sumpah dokter diharapkan dapat menjadi momentum meningkatkan komitmen tugas dasar dan pengabdian para dokter lulusan Unmul di masyarakat. Karena itu, setiap dokter lulusan Unmul hendaknya ketika memberikan pelayanan tidak membeda-bedakan kedudukan masyarakat, antara yang mampu dan tidak mampu. Artinya, kesehatan masyarakat diutamakan.

Bahkan, dengan adanya komitmen para lulusan dokter Unmul untuk mengabdi di daerah, pemerintah siap membuka peluang para dokter untuk mengabdi di Kaltim sebagai dokter dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Karena, sesuai informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tahun ini akan memberikan kuota yang diinginkan Pemprov Kaltim untuk tenaga dokter, medis dan guru. Asalkan, analisis jabatannya (Anjab) jelas.

“Berapa pun Kaltim inginkan pemerintah pusat siap memberikan kuotanya. Asalkan analisis jabatannya jelas dan dilaporkan ke pemerintah pusat. Karena itu, para lulusan dokter Unmul silahkan berlomba-lomba untuk mendaftar, asalkan siap ditempatkan di mana saja di Kaltim,” tegas Meiliana. (jay/sul/es/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation