DPKH Siapkan 25 Ton Pakan Konsentrat Sapi

Foto : Ist

SAMARINDA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Kaltim melalui Bidang Perbibitan dan Budidaya Peternakan (PBP) melakukan distribusi pakan konsentrat kegiatan intensifikasi kelahiran. Kepala Dinas PKH Kaltim Dadang Sudarya mengungkapkan distribusi pakan konsentrat dalam rangka penyelamatan sapi induk bunting dan menyusui. 

 

"Ada empat kabupaten dan kota yang mendapatkan alokasi pakan konsentrat. Yakni Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara dan Samarinda. Total pakan konsentrat yang didistribusikan 25 ton dengan target 500 ekor sapi induk bunting dan menyusui," ungkap Dadang Sudarya didampingi Kepala Bidang PBP Yakob Pangedongan, Senin (13/04). 

 

Dijelaskan, pakan konsentrat merupakam pakan tambahan bergizi seimbang yang diberikan kepada sapi induk bunting dan menyusui pada kisaran waktu dua bulan sebelum melahirkan dan tiga bulan setelah melahirkan. 

 

Hal ini dilakukan guna mencegah kematian yang sering terjadi baik pada induk maupun pedet (anak sapi) karena kekurangan gizi pada saat hamil dan menyusui. 

 

"Pakan konsentrat ini kami distribusikan secara bertahap ke masing-masing daerah. Dengan harapan membantu peternak sapi agar mendapatkan hasil yang baik dalam pengembangan ternaknya," harapnya. 

 

Adapun rincian distribusi pakan konsentrat 2020 dari Dinas PKH Kaltim, yaitu Kutai Timur melalui Dinas Pertanian mendapatkan alokasi 3,5 ton dengan target 70 ekor penyelamatan sapi induk bunting dan menyusui. Selanjutnya, Paser melalui UPTD Puskeswan Paser Belengkong (4 ton) dengan target 80 ekor sapi dan UPTD Puskeswan Long Ikis (6 ton) dengan target 120 ekor sapi. 

 

Kemudian, Penajam Paser Utara (PPU) di Kecamatan Babulu (3,75 ton) dengan target 75 ekor sapi, Kecamatan Penajam-Waru (2,5 ton) dengan target 50 ekor sapi, dan Kecamatan Sepaku (3,75 ton) dengan target 75 ekor sapi. Terakhir, Kota Samarinda di Kelurahan Lempake (1,5 ton) dengan target 30 ekor sapi. (her/yans/humasprovkaltim).

Berita Terkait