DPMPD Usulkan Penambahan Lokasi Proklim di Kaltim

 

BALIKPAPAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mengusulkan penambahan lokasi pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim). Usulan tersebut disampaikan Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam diskusi tentang Mitigasi Perubahan Iklim di Balikpapan, Selasa (10/4). “Kita mengusulkan agar jumlah desa yang masuk lokasi ProKlim bisa ditambah, mengingat jumlah desa di Kaltim ada 841 desa,” kata Jauhar.

 

Tahun lalu, baru ada empat desa dan enam kelurahan yang masuk lokasi ProKlim. Enam lokasi di Balikpapan dan dua lokasi di Kukar, satu  lokasi di Berau serta satu lokasi lainnya di Kutim. Sebelumnya pada 2015 lokasi ProKlim baru ada empat, tersebar di Kota Bontang, Kabupaten Paser, Kukar dan Kutim. "Penambahan lokasi bisa dilakukan dengan memanfaatkan Dana Desa yang masuk ke setiap desa. Dana Desa memungkinkan dimanfaatkan untuk mendukung ProKlim," jelasnya.

 

ProKlim merupakan kegiatan yang memadukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada tingkat tapak dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan para pemangku kepentingan seperti pemerintah, pemda, dunia usaha, perguruan tinggi serta lembaga non pemerintah. 

 

Pelibatan para pemangku kepentingan yang efektif serta pengelolaan pengetahuan adaptasi dan perubahan di tingkat tapak merupakan salah satu aspek penting untuk mencapai target pengendalian perubahan iklim di tingkat nasional maupun global. "Usulan penambahan tersebut merupakan komitmen menjaga kualitas lingkungan sebagai pengendalian perubahan iklim pada sektor pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa," jelasnya. Karena itu, DPMPD Kaltim siap bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Kaltim maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengembangkan ProKlim di Kaltim. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation