DPTPH Dorong Produktvitas Guna Percepat Swasembada Pangan

SAMARINDA – Kaltim memiliki keunggulan wilayah dan lahan potensial yang luas namun masih belum optimal dalam pemanfaatan lahan. Karenanya, guna percepatan swasembada pangan maka Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim fokus peningkatan produktifitas komoditi pangan. “Kita tidak saja melakukan perluasan lahan tanam. Tetapi pacu peningkatan produktivitas komoditi pangan,” kata Kepala DPTPH Kaltim H Ibrahim, Senin (2/7).

Menurut dia, produktifitas komoditi pangan baik padi, jagung maupun kedelai (pajale) masih terus dilakukan dengan mengoptimalkan potensi. Misalnya, komoditi padi yang selama ini mampu berproduksi sekitar lima hingga enam ton per hektar tetapi dengan tata kelola yang baik mampu berproduktifitas hingga 8,5 ton per ha.

Demikian pula, komoditi jagung yang selama ini lebih 7,4 ton per ha dan hasil inovasi serta pola tanam yang benar bisa berproduksi mencapai 9,2 hingga lebih 10 ton per ha. Juga, dilakukan terhadap komoditi kedelai secara nasional produktivitas rata-rata 1,56 ton per ha tetapi tata kelola lahan yang benar dan teknologi bisa produksi 1,7 hingga 3,2 ton.

Ibrahim mengungkapkan salah satu dukungan yakni hasil uji lapang filler pupuk NPK produksi PKT ternyata mampu mendukung peningkatan produktivitas tanaman pangan. “Jadi kita selain kerja keras perlu berinovasi, sehingga produksi dan produktifitas pangan terus meningkat. Bisa saja swasembada pangan segera kita wujudkan,” harapnya.(yans/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation