Drum Band Ajang Bentuk Karakter Generasi Muda

Kejuaraan BOMBC III 2014 se Kaltim

SAMARINDA-Kejuaraan terbuka drum band dan marching band se-Kaltim Borneo Open Marching Band Competition (BOMBC) III 2014 memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Kaltim diharapkan menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan ini diikuti peserta dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Karena itu, melalui kegiatan drum band sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter anak agar selalu melaksanakan kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan keluarga.

”Pemprov Kaltim sangat mendukung kegiatan ini. Bahkan kami mengusulkan agar Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) dapat mengaktifkan kembali Drum Band Praja Putra yang dulu pernah aktif, jika perlu sejak usia dini,” kata Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim Dr Meiliana usai menutup Kejuraan Terbuka BOMBC III 2014 di GOR Stadion Segiri Samarinda, Minggu (21/12).

Menurut Meiliana, sangat membanggakan karena belum lama ini telah berlangsung Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drum Band di Kota Bogor, Jawa Barat yang juga diikuti tim-tim drum band se-Indonesia, termasuk Kaltim. Ternyata Kaltim mampu menjadi juara ketiga.

Selanjutnya, melalui kegiatan BOMBC III, ke depan prestasi yang telah diraih di tingkat nasional dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan sehingga meraih medali emas. ”Kami berharap, tim-tim drum band yang kalah pada kegiatan ini tidak boleh berkecil hati karena masih banyak tempat dan kesempatan meraih prestasi terbaik. Salah satunya melalui kejuaraan terbuka drum band dan marching band yang dilaksanakan saat ini,” jelasnya.

Untuk itu, Pemprov Kaltim mengimbau kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur seberapa besar dan seberapa andalnya kemampuan tim-tim drum band dari Kaltim. Diharapkan kejuaraan terbuka ini sebagai penumbuh kekuatan dan pemicu semangat atau spirit bagi para pelaku drum band dan marching band untuk menggeluti cabang olahraga ini secara lebih serius lagi di saat sekarang maupun di masa-masa yang akan datang.

Sekretaris PDBI Kaltim Achmad Albert mengatakan kejuaraan ini diikuti 33 satuan yang terbagi lima divisi, antara lain kategori TK sebanyak 3 satuan, junior non brass SD sederajat 8 satuan, junior brass SD sederajat 3 satuan, senior non brass SMP/SMA/Umum 13 satuan dan senior brass SMP/SMA/Umum 6 satuan.

“Pengprov PDBI Kaltim terus berupaya meningkatkan prestasi drum band Kaltim. Caranya dengan even yang saat ini dilaksanakan. Bahkan, untuk meningkatan prestasi sejak dini, saat ini PDBI telah melakukan penyebaran pelatih profesional untuk membina para satuan drum band di masing-masing kabupaten/kota se Kaltim, sehingga pembinaan dapat terlaksana dengan baik. Harapannya prestasi drum band Kaltim bisa terus meningkat di level nasional,” pungkasnya. (jay/sul/hmsprov)

//Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim Dr Meiliana dan Peserta Kejuaraan BOMBC. (jaya/humasprov kaltim).

Berita Terkait