Dua Inovasi Disbun Menuju Top 99 SINOVIK 2019

SAMARINDA - Dua program inovasi publik milik Dinas Perkebunan Kaltim berhasil lolos seleksi babak pertama dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar oleh Kementerian PAN-RB. Dua program unggulan tersebut kini dalam proses penilaian tahap kedua untuk masuk ke babak TOP 99.

Kepala Dinas Perkebunan, Ujang Rachmad, mengatakan proposal program inovatif yang masuk ke Kementerian PAN-RB tahun ini mencapai 3.156 proposal.

Dinas Perkebunan Kaltim mengirimkan dua program, yakni Gebrak Malonan dan SMS BUNKALTIM pada pertengahan April lalu dan ternyata keduanya berhasil lolos dalam seleksi tahap pertama atau Desk Evalution. "Saat ini kami menunggu hasil selanjutnya. Semua proposal program inovasi layanan publik yang lolos tahap pertama akan disaring lagi menjadi 99 proposal terbaik atau lebih dikenal dengan Top 99," kata Ujang, Senin (20/5/2019).

Menurut dia, even ini kedua kali keterlibatan Disbun mengikuti program inovasi layanan publik dan bukan semata – mata untuk mendapatkan penghargaan. Namun didasari ingin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya sektor perkebunan.

Ujang menjelaskan Disbun mengembangkan program Gebrak Malonan yang merupakan program penyelamatan plasma nutfah lada lokal asli Kaltim melalui kegiatan ekstensifikasi dan intensifikasi. Sedangkan SMS BUNKALTIM merupakan inovasi Dinas Perkebunan dalam penyampaian informasi harga tandan buah segar kelapa sawit kepada sejumlah petani pekebun.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation