Dubes Seychelles Bantu Kaltim, Maratua Go International

Gubernur Awang Faroek dan Duta Besar Seychelles untuk Indonesia Utusan Khusus Presiden untuk ASEAN Nico Barito sepakat untuk Maratua Go International. (dok/humasprov)

k

BALIKPAPAN - Sebagai Negara Kepulauan di Afrika yang memiliki 115 pulau dan jumlah penduduk hanya sekitar 94.677 jiwa,  Kepulauan Seychelles menjadi Negara terkaya di Afrika dengan mengandalkan sektor jasa pariwisata. Inilah yang membuat Kaltim tertarik untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan obyek wisata di Pulau Maratua. Negara kepulauan ini pun siap membantu untuk Maratua go internasional.

 

"Kami tidak punya sumber daya alam seperti batu bara. Tapi, kami punya obyek wisata. Itulah yang kami kembangkan. Semoga dengan adanya kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau dengan Pemerintah Seychelles akan lebih mengenalkan Maratua ke dunia internasional," kata Duta Besar Seychelles untuk Indonesia Utusan Khusus Presiden untuk ASEAN Nico Barito usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Wisata Maratua di Kabupaten Berau bersama Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Balikpapan, Senin (16/4).

 

Mendukung Maratua go International, maka pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten harus memiliki perencanaan pembangunan yang jelas dan profesional. Pengembangan tersebut harus ada satu visi dan misi, baik pemerintah maupun penduduk setempat. Artinya, Maratua dibangun untuk jadi apa, tentu harus dipikirkan bersama. "Jika mau menjadi destinasi wisata papan atas. Maka, saya menilai cocok dan layak. Tempatnya asyik, kecil dan terbatas. Tentu tidak bisa dijual begitu saja. Harus memiliki nilai jual yang bagus, sehingga menjadi daya tarik pengunjung luar negeri berdatangan," saran Nico Barito.

 

Pemerintah maupun masyarakat dan pengusaha harus memiliki visi yang sama untuk membuat pulau tersebut semakin menarik.  Karena itu, minggu depan Pemerintah Seychelles siap menurunkan tim teknis untuk mengecek langsung bagaimana kondisi pulau tersebut. Termasuk mengirimkan arsitek yang ternama di Seychelles dan dunia guna membangun perencanaan. Setelah tersusun perencanaan, kemudian baru mengundang pengusaha untuk mengembangkan pulau ini. 

 

"Setelah mengetahui apa yang akan dibangun. Maka, Pemerintah Seychelles siap membantu. Mungkin kami akan bantu infrastruktur dasar. Contohnya, sanitasi, kebersihan lingkungan dan sarana air. Yang jelas Pemerintah Seychelles siap membantu pemerintah daerah wujudkan Maratua go International," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation