Dukung Kaltim Green dan Omfit

Kaltim Siapkan 178.400 Bibit Aneka Jenis Pohon

SAMARINDA – Dinas Kehutanan Kaltim dalam tahun 2013 menyediakan 178.400 bibit batang pohon, guna mendukung kesuksesan Program Kaltim Green, melalui gerakan One Man Five Trees (Omfit). Demikian dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, H. Chairil Anwar, Kamis (18/4).
Menurut Chairil Anwar, pada tahun ini Dishut menyediakan 178.400 bibit pohon. Dari jumlah ini 150.000 bibit merupakan persediaan pada 2013 dan 28.000 sisanya merupakan stok yang masih pada 2012.
     “Jadi kita tidak lagi memberikan pohon jenis kayu-kayuan contohnya trembesi seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi telah diganti dan disesuaikan permintaan kabupaten/kota. Jadi bisa saja yang diminta pohon jenis kayu-kayuan atau jenis buah-buahan,” ujarnya.
Pada tahun ini, Kaltim akan memproduksi bibit secara mandiri. Selama ini penyediaan bibit-bibit pohon tersebut dilakukan dengan bantuan pihak ketiga melalui proses pelelangan.
Didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan Hutan, Sutrisno Hardadi dijelaskan bahwa pembangunan nursery atau persemaian ini  terletak di jalan poros kilometer  47 Balikpapan-Samarinda.
Persemaian ini merupakan bantuan dari Kementerian Kehutanan, yang akan diserahkan kepada Pemprov Kaltim dengan luas dua  hektare beserta sarana bangunan pendukung.
Kebutuhan perjenis bibit berdasarkan jenis tanaman, yakni jenis kayu-kayuan 94.400 bibit dan jenis pohon buah 137.750 bibit. Jenis kayuan,  pohon terbanyak adalah Gaharu, yakni 22.500 batang, mahoni 13.900 bibit dan trembesi 13.400 bibit serta angsana terdapat 13.000 bibit.
Adapun bibit buah dan pohon kehidupan terbanyak adalah pohon karet sebanyak 60.500 batang, disusul pohon durian 21.250 pohon dan rambutan 14.250 batang pohon. “Dari 178.400 bibit yang tersedia dan akan disebarkan ke seluruh Kaltim, lima  ribu bibit pohon diantaranya akan menjadi stok  jika ada permintaan masyarakat dan organisasi lain yang juga ingin berpartisipasi dalam menyukseskan Kaltim Green,” ujarnya.(yul/hmsprov).

Foto: Gubernur Kaltim Dr Awang Faroek Ishak menanam bibit pohon untuk menggugah masyarakat, menggalakan program Kaltim Green. Melalui gerakan satu orang menanam lima pohon. (dok.humasprov kaltim).
 

Berita Terkait