Dwi Nugroho: Lulusan Poltekes Jangan Pilih-Pilih Tempat Bekerja

Wisuda Poltekes Kaltim 2013

SAMARINDA - Mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera di Kaltim, diharapkan dapat didukung dengan pelayanan yang baik oleh seluruh tenaga kesehatan,  baik perawat, bidan hingga dokter. Karena itu, Pemprov Kaltim berharap lulusan kesehatan keperawatan hingga kedokteran bersedia ditempatkan di mana saja di daerah ini.
“Sesuai program Pemprov Kaltim agar Puskesmas 24 jam dapat digalakkan, maka lulusan perguruan tinggi kesehatan, keperawatan dan kedokteran tidak pilih-pilih untuk bekerja di daerah.
Terutama lulusan dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Kaltim. Perlu menjadi perhatian kita bahwa masyarakat di wilayah terpencil dan tertinggal masih memerlukan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” kata Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pemberdayaan Masyarakat dan Pencapaian MDG’s,  Dwi Nugroho Hidayanto usai menghadiri wisuda Poltekes Kaltim lulusan Ahli Madya Keperawatan, Kebidanan dan Sarjana Sains Terapan Kebidanan Tahun Akademik 2012/2013 di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (16/4).
Menurut dia, lulusan Poltekes diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di daerah. Kemudian, jika memang belum ada pemanfaatan dari lulusan tersebut, ke depan pemerintah di daerah tetap berupaya melakukan penjaringan.
Hingga saat ini masih ada lulusan tenaga kesehatan yang masih memilih-milih tempat untuk bekerja, yakni lebih banyak memilih mengabdi di perkotaan. Misalnya  di Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tarakan. 
“Memang daerah kota mudah terjangkau, tetapi kami berharap lulusan tenaga kesehatan di Kaltim memiliki kesadaran untuk mengabdi di daerah, sehingga mau  ditempatkan di wilayah terpencil dan tertinggal. Sedangkan, mengenai tunjangan penghasilan tentu Pemerintah Kabupaten dan Kota dapat memikirkan,” jelas Dwi.
Dengan kehadiran tenaga kesehatan di wilayah tertinggal dan terpencil, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat sama dengan yang diberikan di daerah perkotaan.
Sementara itu, Direktur Poltekes Kaltim,  H Lamri berharap ke depan lulusan Poltekes dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.    
“Poltekes Kaltim mampu meraih akreditasi A pada program studi D-III Keperawatan dan akreditasi B pada program studi D-III Kebidanan, D-III Analis Kesehatan, D-IV Keperawatan Gawat Darurat dan D-IV Kebidanan. Mudah-mudahan ini dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat,” jelasnya.
Hingga saat ini jumlah mahasiswa Poltekes Kaltim mencapai 1.191 orang. Sementara, yang diwisuda kemarin berjumlah  91 orang. Terdiri 41 Ahli Madya Keperawatan, 10 Ahli Madya Kebidanan dan 40 Sarjana Sains Terapan Kebidanan. (jay/hmsprov)

////Foto :Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat, Pembedayaan Masyarakat dan MDG’s, Dwi Nugroho Hidayanto menerima berkas kelulusan mahasiswa dari Program Beasiswa Kaltim Cemerlang yang disampaikan Direktur Politeknik Kesehatan Kaltim H Lamri (Norjaya/Humasprov).


 

Berita Terkait
Government Public Relation