Dwi Nugroho: Upaya Kaltim Ciptakan SDM Berkualitas

Tahun ini Gedung ITK dan ISBI Mulai Dibangun

SAMARINDA - Pe,mprov Kaltim menargetkan,  tahun ini pembangunan gedung Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) siap dimulai pembangunannya.

Hal itu dikatakan Staf Ahli Bidang Kesra, Pemberdayaan Masyarakat dan MDGs Pemprov Kaltim yang juga Ketua Tim Fasilitasi Persiapan Pembangunan ISBI Kaltim Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto, Selasa (28/1).

Terkait dengan pembangunan tersebut,  akan dilakukan peletakan batu pertama  yang rencananya  akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)   bersamaan dengan groundbreaking dan peresmian sejumlah proyek Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Kaltim.

Sejumlah proyek MP3EI itu, yakni  peresmian Bandara di Balikpapan, Pabrik Pupuk Kaltim V di Bontang, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy di Kutai Timur.   

“Kita harapkan dengan perguruan tinggi ini, dapat mempercepat upaya Pemprov Kaltim menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas," kata Dwi Nugroho.

Mengenai proses belajar mengajar mahasiswa ISBI saat ini, menurut Dwi Nugroho  masih dititipkan di Institut Seni Indonesia (ISI)  Yogyakarta dan sudah menerima dua angkatan 137 mahasiswa. Pada tahun ajaran 2014-2015 ISBI tetap menerima mahasiswa baru, tetapi sesuai kuota yang diinginkan ISI Yogyakarta.

Penerimaan ISBI Kaltim tahun ini akan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang akan dilaksanakan ISI Yogyakarta. “Calon mahasiswa yang lolos masuk di ISBI, khususnya berasal dari Kaltim tahun ajaran baru ini tetap akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan seperti halnya dengan mahasiswa ISBI angkatan pertama dan kedua,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Pendirian ITK Dr Bohari Yusuf mengatakan untuk groundbreaking tahap pertama rencana dilaksanakan pada Juni 2014 di atas lahan 60 hektare dari 300 hektare yang diperlukan, yakni  di Jalan Soekarno-Hatta kilometer 12, di kawasan Karang Joang, Balikpapan.

Sedangkan untuk jumlah mahasiswa tahun ajaran baru yang akan diterima juga sesuai dengan kuota yang diinginkan  Institut Teknologi Surabaya (ITS)  Surabaya. Karena mahasiswa ITK sementara dititipkan di ITS.

“Saat ini jumlah mahasiswa ITK dari dua angkatan sebanyak 176 terdiri dari 99 orang untuk angkatan pertama dan 77 mahasiswa pada angkatan kedua,” jelasnya.(jay/hmsprov).

Berita Terkait
Government Public Relation