Ekonomi Kaltim Makin Membaik

 

SAMARINDA - Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Kaltim terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Kondisi daerah itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi yang terus semakin membaik. Diantaranya, kemiskinan yang menurun, pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi terkendali, ketimpangan pendapatan menurun dan pengangguran juga menurun.

 

Hal itu diungkapkan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Kaltim di Pendopo Lamin Etam, Senin (29/1). Menurut dia, capaian indikator makro pembangunan Kaltim pada tahun 2017 untuk human indeks development atau indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 74,59. “IPM Kaltim mencapai 74,59. Kondisi ini memposisikan kita berada di urutan keempat secara nasional,” katanya. 

 

Selain itu, tingkat kemiskinan 6,08 persen (September 2017) dan tingkat pengangguran 6,91 persen (Agustus 2017). Sementara indeks kualitas lingkungan 82,64. Termasuk pertumbuhan ekonomi mencapai 3,68 persen (semester II) dan tingkat inflasi sekitar 3,15 persen (Desember 2017). Awang meyakini masuknya investasi ke daerah akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltim dalam berbagai bidang sehingga menunjukan pertumbuhan yang positif. 

 

Gubernur mengungkapkan keyakinan Presiden Joko Widodo bahwa ASEAN yang di dalamnya ada Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Samudera Hindia. “Ekonomi Indonesia terus menunjukan perbaikan. Dimana Kaltim ikut berkontribusi di dalamnya, sehingga mampu mengangkat ASEAN menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia,” ungkap Awang Faroek. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation