Entry Meeting BPKRI Kaltim, Gubernur : Tunggui, Jangan Tinggalkan Tempat

dok.humasprovkaltim

SAMARINDA - Terkait perbaikan penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI), Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor minta seluruh kepala perangkat daerah fokus bersama jajarannya masing-masing.

"Saya minta kepala OPD maupun unit kerja laporan-laporan diperbaiki. Tolong ditunggi. Dan jangan meninggalkan tempat," kata Isran Noor saat memimpin Rapat Entry Meeting Pemeriksaan Pendahuluan LKPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur TA 2019 di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Rabu (22/1/2020).

Pun seandainya harus meninggalkan tempat sebab urusan yang sangat penting, maka ungkap Isran Noor wajib lapor kepada Wakil Gubernur Kaltim sebagai penanggungjawab pengawasan program dan kegiatan.

"Selain itu, tetap mengontrol juga pimpinan SKPD harus menugaskan orang atau stafnya yang benar-benar memahami pelaporan," harapnya.

Walaupun ini audit awal BPKRI, Gubernur Isran sangat berharap semua catatan segera ditindaklanjuti. Sehingga, saat memasuki audit pada April nanti dudah tidak ada masalah lagi.

"Pokoknya dalam 35 hari ini, tolong usahakan tidak meninggalkan tempat. Ini sebagai bentuk sinergi kita dengan BPKRI. Tidak juga kita terlalu mengejar prestasi. Tapi bekerja secara wajar dan profesional," ungkap Isran Noor.

Sementara Kepala Perwakilan BPKRI Kaltim Dadek Nandemar mengungkapkan entry meeting memang pemeriksaan awal setelah nanti baru laporan atau pemeriksaan terinci (formal). Dan audit BPKRI ada tiga jenis pemeriksaan yakni pemeriksaan laporan keuangan, pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) dan kinerja.

"Ini kita fokus LKPD atau jenis laporan keuangan. Agar memperoleh keyakinan memadai sehingga pemeriksa mampu memberikan opini berupa kewajaran laporan keuangan atau wajar," ujarnya.

Pertemuan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Fathul Halim dan seluruh kepala perangkat daerah di lingkup Pemprov Kaltim serta KPA, PPTK dan bendahara masing-masing perangkat daerah.

Dalam entry meeting, hadir Tim Audit Independen BPKRI yang diketuai Nuri Hardiyanto dan anggota Nasrukhan, Gede  Yudha Adi Wirabawa, Kunti Dewi Kismanto serta pengendali teknis Nurlaila.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation