Era Masyarakat Ekonomi Asean

SAMARINDA – Pada awal 2016 adalah diberlakukannya era pasar bebas atau era masyarakat ekonomi Asean (MEA). Era tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang untuk berkompetisi hasil produk maupun sumber daya manusia (SDM).

“Tidak terasa kita sudah memasuki era pasar bebas MEA. Ini merupakan tantangan juga peluang bagi kita untuk bersaing atas produk maupun SDM,” kata Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak, baru-baru ini.

Menurut dia, selama ini sejak awal dirinya memimpin Kaltim pada periode pertama (2008-2013) dan berlenjut periode kedua (2013-2018). Telah berkomitmen meningkatkan kualitas SDM dan produk hasil daerah.

Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2008-2013 telah ditetapkan pembangunan dan peningkatan SDM lebih berkulitas telah dimasukkan sebagai prioritas pembangunan daerah.

Utamanya, peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui peningkatan dan dukungan pengembangan serta pembangunan sekolah. Termasuk dukungan pembiayan dana  pendidikan bagi pelajar hingga jenjang pendidikan perguruan tinggi (mahasiswa).

Misalnya, pengembangan program beasiswa khususnya Beasiswa Kaltim Cemerlang (cerdas, pembangunan merata dan prestasi gemilang). Pada periode 2008-2013 ditarget sekitar 150.000 penerima beasiswa (setiap tahun 30.000 penerima selama lima tahun). Ditahun 2013-2018, Pemprov Kaltim kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa baik untuk pendidikan di daerah dan luar daerah bahkan luar negeri. Setiap tahun beasiswa diberikan kepada 50.000 penerima.

“Itu bagian dari upaya kami beserta seluruh jajaran untuk meningkatkan  taraf hidup masyarakat di daerah. Utamanya meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Kaltim,” jelasnya.

Selain itu, instansi terkait terus mendukung peningkatan kualitas produk melalui pembinaan dan pelatihan. Baik, produk pertanian, perkebunan, peternakan maupun kelautan dan perikanan juga produk olahan masyarakat (home industri dan kerajinan).

“Pada dasarnya kami terus berupaya mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk serta SDM Kaltim. Terlebih agar mampu bersaing diera pasar bebas atau era MEA yang sudah mulai berlaku di awal tahun ini,” ungkap Awang Faroek Ishak.(yans/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation