Expo Bulbak Peternakan Keswan, Wagub : Pacu Produksi Ternak Untuk IKN

Expo Bulbak Peternakan Keswan

SAMARINDA - Kaltim harus secara bertahap memastikan kemampuan memenuhi kebutuhan daging atau pangan asal ternak. Terutama dalam memenuhi kebutuhan konsunsi warga ibu kota negara (IKN). Sebab akan ada penambahan penduduk 1,5 juta orang jika IKN itu benar-benar terwujud.

"Bahkan perlu dipersiapkan dari saat ini. Agar kebutuhan pangan asal ternak tercukupi di saat IKN beroperasi," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi saat membuka Expo Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2019.

Kegiatan yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kaltim selama tiga hari (10 -12 Oktober) dilaksanakan di Halaman Parkir Wisma Atlet Stadion Madya Sempaja Samarinda, Kamis (10/10/2019).

Bagi Wagub, tentu banyak kebutuhan pangan asal ternak yang perlu dipersiapkan Dinas Peternakan. Nanti akan ada tambangan 1,5 juta penduduk ke Katim. 

"Berarti jumlah kita sekitar 5 juta orang dan konsumsi akan jauh meningkat," sebutnya.

Menurut Wagub, Kaltim merupakan wilayah yang memiliki berbagai keunggulan dan potensial untuk kegiatan pertanian dalam arti luas. Termasuk untuk pengembangan subsektor peternakan.

Karenanya, melalui Bulbak PKH ini menjadi ajang untuk menyampaikan berbagai informasi tentang perkembangan dan kemajuan pembangunan peternakan Kaltim.

Sekaligus memacu dan memicu para pelaku utama dan pelaku usaha di sektor peternakan. Untuk meningkatkan kinerjanya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan asal ternak.

"Kami sangat apresiasi dilaksanakannya Bulbak PKH. Paling tidak ini ajang evaluasi pembangunan dan pengembangan kinerja subsektor peternakan kita," jelas Hadi.

Wagub sangat berharap kegiatan peternakan, selain terpenuhi kebutuhan pangan asal ternak untuk protein hewani masyarakat. Juga, mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan terkurangi angka pengangguran sebab terbuka peluang usaha dan kesempatan kerja.

"Subsektor ini sangat potensial dalam mengangkat taraf hidup masyarakat. Sehingga mampu mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Seiring semakin besar kebutuhan pangan asal ternak untuk warga IKN," ungkap Hadi.

Sementara Kepala Dinas PKH Kaltim Dadang Sudarya mengemukakan upaya instansinya dalam memenuhi ketersediaan pangan asal ternak, khususnya daging sapi melalui program 2 Juta Sapi Kaltim.

"Kami terus pacu pengembangan kegiatan peternakan sapi menuju 2 Juta Sapi. Utamanya melalui program integrasi sapi di lahan eks tambang batubara maupun integrasi sapi di kebun sawit. Kita libatkan semua pihak," ujar Dadang.

Hingga saat ini, diakui Dadang produksi ternak sapi lokal Kaltim masih rendah. Sehingga masih harus mendatangkan dari Sulawesi, Jawa dan provinsi lain sentra ternak sapi.

Bulbak tahun ini bertema Melalui Bukan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kita Wujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Pangan Asal Ternak di Kalimantan Timur. 

Expo Bulbak dirangkai kegiatan kontes ternak dan vaksinasi anti rabies, cat fashion show dan love bird beauty contest. Juga pemeriksaan gratis sampel pangan asal hewan dan seminar pengembangan peternakan.

Tampak hadir Wakil Ketua TP PKK Kaltim Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi dan Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk SH Cahyono, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, instansi vertikal dan pelaku usaha peternakan.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation