Farid: Momentum Peduli Sesama
Sangu Lebaran dan Buka Puasa bersama 1.000 Anak Yatim
 
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy menyebutkan, bahwa ramadhan adalah bulan yang tepat dalam momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Kepedulian tersebut, bisa dengan menolong masyarakat yang miskin dan tanpa daya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing. “Inilah momentum yang sangat tepat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jangan biarkan saudara-saudara kita yang lemah itu menjadi peminta-minta, menadahkan tangan di tempat-tempat umum,” kata Farid Wadjdy.
Hal tersebut dikatakan Wagub saat memberikan sambutan dalam kegiatan sangu lebaran dan buka puasa bersama 1.000 anak yatim se-Samarinda yang digelar Majelis Taklim Nurul Musthofa dan Putra-Putri Nurul Musthofa di Masjid Islamic Center Samarinda, Ahad sore (28/7).
Farid menyambut baik inisiatif Majelis Taklim Putra Putri Nurul Musthofa yang menggelar kegiatan sangu lebaran dan acara berbuka puasa bersama dengan 1.000 anak yatim ini.
Menurut dia, sangu lebaran dan buka puasa bersama ini menggambarkan bahwa Islam itu adalah agama rahmatan lil ‘alamin atau rahmat bagi semesta alam. Artinya, Islam memberikan keberkahan kepada seluruh umatnya yang terjalin dari ikatan silaturrahim, kasih sayang dan saling menolong.
“Di bulan suci ini, Allah SWT menjanjikan pahala yang diterima, tidak dikurangi sedikit pun oleh siapa saja yang memberikan makan dan minum atau membukakan puasa pada mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa, terutama bagi anak yatim,” jelasnya.
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, karena Allah SWT menjanjikan ampunan dan ganjaran pahala yang berlipat ganda. Karena itu, umat Islam di seluruh dunia menyambut dan berupaya memanfaatkan itu dengan sebaik-baiknya. Caranya, dengan meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas diri dan mengabdikan diri untuk kebaikan atau kemaslahatan masyarakat dan umat manusia pada umumnya.
“Hikmah ramadhan sebagai bulan pensucian diri, akan memberikan pembelajaran yang sangat berharga pada kita. Karena itu, bulan suci ramadhan hendaknya dapat kita jadikan sebagai momentum yang sangat berharga bagi kita untuk belajar, menambah ilmu dan pengetahuan, sekaligus kembali menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak amal ibadah, tadarus Al Qur’an dan tidak terkecuali menyantuni anak yatim-piatu dan keluarga miskin, menge-luarkan zakat, infaq dan shadaqah,” ungkapnya.(jay/hmsprov)
 
//Foto: BULAN BERKAH. Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy saat menyerahkan santunan. (jaya/humasprov kaltim).
 
 
Berita Terkait