Fasilitasi Sistem MMR & SRN FCPF-CF


BALIKPAPAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Sosialisasi dan Fasilitasi Sistem Measurement, Monitoring and Reporting (MMR) dan Sistem Registri Nasional (SRN) dalan rangka partisipasi program Forest Carbon Partership Facility Carbon Fund (FCPF-CF) di Hotel Novotel Balikpapan (3/12/2019).

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Ence Ahmad Rafiddin Rizal. "Kaltim adalah provinsi pertama dilaksanakannya program FCPF. Insentif senilai 110 juta US dollar akan diterima jika program ini berhasil dan manfaatnya akan dirasakan pemerintah dan masyarakat di daerah," jelasnya.

Wawan Gunawan selaku Kasi MPV dan Registri Sektor Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)) mengungkapkan kesiapan perangkat REDD+ ditingkat nasional sudah lengkap.

Ada dua perangkat yang digunakan. Terdiri perangkat teknis yaitu strategi nasional, tingkat acuan dan safeguards. Selanjutnya, perangkat kebijakan yaitu peraturan dan kebijakan seperti peraturan pemerintah Nomor 70 terkait REDD+ dan KLHK tentang MRV. "Portal MMR digunakan untuk melaporkan kegiatan di Kaltim terkait REDD+," jelasnya.

Kegiatan dikuti 25 peserta dari regional Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. Dihadiri perwakilan KLHK dan Dzulkifli dari Program Asisten Pokja REDD+.(tya/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait