Fatur: Camat Ujung Tombak Pemerintah

Sembilan Camat Ikuti Penilaian Camat Berprestasi

SAMARINDA – Sembilan camat se-Kaltim bersaing menjadi camat berprestasi tingkat provinsi 2014. Penghargaan camat berprestasi diberikan sebagai penghargaan Pemprov Kaltim kepada para camat yang menjadi ujung tombak pembangunan dan pembinaan pemerintah kepada masyarakat. Penghargaan itu akan diserahkan bertepatan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltim ke-58 pada 9 Januari 2015.

Sejumlah camat yang bersaing itu adalah,  Camat Sambutan Samarinda, Camat Bontang Utara, Bontang, Camat Muara Wis, Kutai Kartanegara, Camat Biamtan, Berau, Camat Batu Sopang, Paser, Camat Penajam, PPU, Camat Kaubun Kutai Timur dan Camat Balikpapan Selatan, Balikpapan.

Penilaian terhadap para camat berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim dipimpin Asisten Pemerintahan Aji Sayid Faturrahman bersama Asisten Administrasi Umum Dr Meiliana.

Faturrahman mengatakan penilaian tersebut dilakukan, karena camat merupakan ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kinerja yang telah dilakukan camat patut diketahui pemerintah provinsi dengan tujuan sebagai penilaian pemerintah, sehingga apa yang telah dilaksanakan camat dapat diapresiasi.

“Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Kaltim ke-58. Penilaian terhadap camat-camat se-Kaltim dilakukan. Tetapi, sebelumnya mereka yang dinilai sudah melalui seleksi yang dilakukan masing-masing pemerintah kabupaten/kota, sehingga yang mengikuti penilaian saat ini adalah camat terbaik dari kabupaten/kota se-Kaltim,” kata Aji Sayid Fatur Rahman dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/12). 

Menurut dia, penilaian dilakukan dengan cara monitoring di masing-masing kecamatan yang merupakan perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota. Para camat  diminta untuk menyampaikan program kerja hingga prestasi yang telah dilakukan dan diraih di hadapan tim penilai provinsi. 

“Kita sadar bahwa ujung tombak pelayanan pemerintah terhadap masyarakat adalah di kecamatan. Begitu pula dengan pembinaan terhadap masyarakat, juga berada di kecamatan. Karena itu, mereka yang telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan perlu diberikan penghargaan, dengan tujuan memberikan motivasi bagi para camat untuk bekerja lebih baik,” tegasnya.

Adapun camat yang patut menerima penghargaan adalah yang telah menjalankan fungsi koordinasi dan pembinaan masyarakat dengan baik. Penilaian lain juga diberikan untuk inovasi dan terobosan yang dilakukan.

Contohnya  untuk meningkatkan prestasi pendidikan di suatu kecamatan, seorang camat bekerjasama dengan perusahaan layanan jaringan televisi berbayar, dengan  mengatur waktu siaran dengan baik sehingga dapat membantu waktu belajar siswa. Dilakukan pengaturan pada waktu maghrib hingga isya, siaran televisi hanya menyiarkan siaran agama. Tujuannya agar anak-anak di kecamatan tersebut lebih fokus dalam belajar.

            Terobosan lain bisa saja tentang pelaksanaan program satu PAUD satu desa. Atau jika lebih kreatif lagi melaksanakan program satu RT satu PAUD. Terobosan dan inovasi itulah yang akan menjadi penentu penilaian.

“Jadi, mereka yang memiliki program yang menyentuh langsung kepada masyarakat, tentu menjadi perhatian Pemprov Kaltim untuk dinobatkan menjadi camat berprestasi,” ungkapnya. (jay/sul/es/hmsprov)   

/////FOTO : Gubernur Awang Faroek Ishak menyerahkan panji-panji keberhasilan kepada Walikota Balikpapan pada HUT Provinsi 2014. Penghargaan juga akan diberikan kepada Camat Berprestasi pada HUT Provinsi Kaltim 2015 yang dijadwalkan pada 9 Januari tahun depan.(dok/humasprov)

 

 

Berita Terkait