Festival Kain Kalimantan 2017


 

Pengusaha Kaltim Harus Lebih Kreatif

SAMARINDA - Gelaran Festival Kain Kalimantan 2017 diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para pengusaha maupun masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan kain khas daerah. Harapan selanjutnya, kreativitas dalam pengembangan kain khas Kalimantan akan meningkatkan pendapatan masyarakat maupun pendapatan asli daerah (PAD).

Kreativitas dimaksud bukan hanya berkaitan dengan ragam corak yang menjadi andalan, tetapi juga peningkatan kualitas.

“Pemprov Kaltim memberikan apresiasi atas pelaksanaan ini. Diharapkan melalui kegiatan ini kain khas Kalimantan khususnya Kaltim mampu bersaing dengan kain dari luar Kalimantan bahkan internasional,” kata Staf Ahli Bidang SDA, Perekonomian Daerah dan Kesra M Sa’bani ketika menutup festival kain Kalimantan 2017 yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Hj Meiliana dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota serta Bupati Kubar FX Yapan di Big Mall Samarinda, Sabtu malam (28/1).

Selain mampu bersaing dengan kain dari luar, diharapkan pengembangan usaha kain Kalimantan juga bisa bersaing di berbagai mode dan pasar di dalam negeri maupun luar negeri. Tetapi, semua itu tidak akan bisa, jika tidak ada inovasi, kreativitas serta kemampuan para pengusaha maupun desainer dalam mengembangkan usaha. 

“Kita harapkan masyarakat maupun pengusaha Kaltim dapat bersaing dengan kompetitif, sehingga pendapatan masyarakat maupun pengusaha dapat meningkat. Diharapkan pendapatan asli daerah juga semakin meningkat. Selanjutnya, yang menjadi perhatian Pemprov Kaltim adalah bagaimana menyediakan bahan baku untuk membuat kain khas Kaltim,” kata Sa'bani.

Ketua Pelaksana Festival Kain Kalimantan yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Meiliana mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT ke-60 Provinsi Kaltim 2017 yang dimulai sejak 27-29 Januari 2017. Kegiatan tersebut juga didukung Pemkot Samarinda dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltim dan Kabupaten/Kota se-Kaltim.

“Kita harapkan melalui even ini ada inovasi baru yang ditampilkan masing-masing kabupaten/kota, sehingga momentum ini dapat menjadi motivasi dalam pengembangan usaha kerajinan kain Kalimantan khususnya Kaltim,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Dekranasda Kaltim Hj Encek Amelia Suharni Faroek, Ketua Dekranasda Samarinda Hj Puji Setyowati dan Ketua Dekranasda Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu Yapan. (jay/sul/ri/humasprov)  

Berita Terkait
Government Public Relation