FGD Pembentukan Gugus Tugas GNRM


 

Diharapkan Lahir Pemikiran Aksi Revolusi Mental

SAMARINDA - Harus disadari, pada era reformasi saat ini masyarakat menghendaki berbagai kemudahan dalam pelayanan. Oleh karena itu, kualitas aparatur negara juga harus ditingkatkan agar mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Revolusi mental menjadi satu keharusan. Gerakan ini pun harus dilaksanakan secara berkesinambungan hingga pada akhirnya menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan berbanggsa dan bernegara.

"Kita berharap Fokus Group Discussion (FGD) pembentukan gugus tugas  Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Provinsi Kaltim melahirkan pemikiran dan pemahaman mendalam terkait gerakan aksi revolusi mental yang selanjutnya dapat menggerakkan  tugas dan fungsi gugus tugas GNRM di daerah," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Yudha Pranoto mewakili Gubernur Kaltim pada pembukaan  rapat FGD pembentukan gugus tugas GNRM Provinsi Kaltim di Swiis-belhotel Samarinda, Senin (26/9).

Acara dihadiri Asisten Deputi Pemenuhan Hak  dan Perlindungan Anak Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)  Marwan Syaukani, tokoh perempuan dan anggota DPRD Kaltim Veridiana H Wang, Ketua Pokja Revolusi Mental Marbawi,   Ketua FKUB Kaltim H Asmuni Ali, budayawan Kaltim Aji Komara Hakim, serta peserta dari organisasi masyarakat, OKP, akademisi, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, dan unsur pers.

Yudha mengatakan saat ini, Instruksi Presiden (Inpres) sebagai payung hukum GNRM  masih ditunggu,  substansi dari Inpres tersebut berisikan aktualisasi perubahan melalui gerakan Indonesia melayani, gerakan Indoensia bersih, gerakan Indonesia tertib, gerakan Indonesia mandiri dan gerakan Indonesia bersatu.

"Inpres  tersebut nantinya akan menjadi modal penting kita semua untuk membentuk gugus tugas GNRM  khususnya di Kaltim," ujarnya. (mar/sul/es/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation