Kalimantan Timur
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Perubahan RPJMD Kaltim 2019-202

Foto:seno/humaskaltim

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor memimpin Forum Konsultasi Publik di Ruang Heart of Borneo Lantai 2, Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis (18/2/2021).

Kegiatan secara virtual beragendakan Rancangan Awal Perubahan RPJMD Provinsi Kaltim Tahun 2019-2023 dan Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2022 dihadiri Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Ketua Panitia Rakon Publik/Kabid Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah Bappeda Kaltim Charmarijati, pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Kaltim serta Kepala Bappeda kabupaten dan kota se-Kaltim.

Acara diikuti 134 peserta dirangkai penyampaian materi oleh Kepala Bappeda Kaltim Dr HM Aswin, Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda Kemendagri Nyoto Suwignyo, Direktur Tata Ruang dan Penanganan Bencana Kementerian PPN/Bappenas Sumedi Andono Mulyo.

Konsultasi publik diakhiri penandatangan berita acara kesepakatan perubahan RPJMD, juga dihadiri para asisten, staf ahli gubernur, kepala biro, TGUP3, instansi vertikal/kementerian/lembaga, akademisi, LSM, perbankan, tokoh masyarakat.

Konsultasi Publik ini menurut Gubernur, sangat penting. Karena menjalankan amanat Permendagri No.86 tahun 2017 tentang Tahapan dan Tata Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah.

Dalam forum yang sangat penting ini, lanjutnya, disadari bahwa tantangan pembangunan Kalimantan Timur ke depan akan semakin berat. 

"Permasalahan sosial ekonomi yang kita hadapi saat ini perlu diselesaikan melalui kerja sama yang kuat dari berbagai pihak," kata Gubernur Isran Noor. 

Keberhasilan pembangunan di Kaltim, jelasnya, akan tercapai melalui sinergi pembangunan antara provinsi dan kabupaten/kota, didukung seluruh komponen pemangku kepentingan pembangunan di Kaltim.

"Semoga konsultasi publik ini dapat maksimal mewujudkan pelaksanaan RPJMD Kaltim 2019-2023 dan RKPD Provinsi Kaltim tahun 2022 serta implementasi visi dan misi Berani untuk Kalimantan Timur Berdaulat,” pungkas mantan Bupati Kutai Timur ini.(yans/sdn/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait