Fuad Menyebutkan Jumlah UKM Kaltim Terus Bertambah

SAMARINDA - Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Kaltim terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, seperti tahun 2018 berjumlah 211.548 unit. Kemudian meningkat menjadi 302.527 unit pada posisi Oktober 2019. 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Provinsi Kaltim Fuad Asaddin mengatakan peningkatan jumlah UKM setiap tahunnya tentu tidak terlepas dari peran Disperindagkop. Khususnya bidang koperasi dan UMKM yang terus melakukan pembinaan dan pemberian bantuan alat serta pendampingan.

"Kita juga memberikan legalitas ijin usaha mikro dan usaha kecil. Tujuannya bagi pelaku usaha mikro dan kecil adalah untuk mempermudah para pelaku usaha dapat mengakses bantuan permodalan dari perbankan dalam pengembangan usaha," kata Fuad Asaddin. 

Selain itu lanjut Fuad, bidang koperasi dan UKM punya program pemerintah melalui dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang disalurkan untuk membantu pelaku UKM dalam pengembangan usaha melalui pihak perbankan di Kaltim.

"Untuk membantu para pelaku UKM, kita selalu memberikan bimbingan dan mensosialisasikan berbagai program yang dimiliki. Seperti klinik bisnis dan website. Dengan kedua program tersebut kita bisa membantu para pelaku usaha bagaimana menyalurkan hasil produksi yang dihasilkan. Begitu pula dalam tata cara penambahan modal usaha, semua informasi tersedia  di klinik usaha atau membuka website kita," papar Fuad Asaddin.

Ditambahkan, untuk UKM pada 2019 yang berjumlah 302.527 unit terdiri dari kuliner 89.798 unit, industri pengelohan 13.921 unit. kerajinan 1.573. unit. Kemudian untuk kegiatan perdagangan meliputi 168.795 unit, bidang jasa 28.440 unit. (mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation