Fuad: Pedagang Jangan Menaikkan Harga

Memasuki Bulan Suci Ramadan 1438 H

SAMARINDA -  Memasuki Bulan Ramadhan tahun ini, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Provinsi Kaltim Ir Fuad Asaddin mengimbau kepada seluruh pedagang agar jangan mudah menaikkan harga barang khususnya kebutuhan masyarakat.

"Saya minta pedagang  tidak semena-mena  menaikkan harga karena pasokan atau stok kebutuhan barang penting  masih cukup sampai tiga bulan kedepan, baik itu beras maupun kebutuhan lainnya," kata Fuad Asaddin, Jumat 26/5)

Fuad  meyakinkan para pedagang di dua pasar baik Pasar Pagi maupun Pasar Segiri akan ketersediaan atau stok daging serta ayam dan ikan maupun kebutuhan pokok masyarakat lainnya masih tercukupi (stabil).

Dikatakan, kawasan perkotaan terutama lagi di Kota Samarinda pasokan masih tercukupi. Sehingga, tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga kebutuhan pokok, khususnya untuk bumbu dapur seperti bawang putih maupun kebutuhan lainnya.

Diakuinya, masih banyak pedagang yang mencoba memanfaatkan momen seperti memasuki Bulan Ramadhan ini. Karena umat muslim pada bulan-bulan ini banyak melakukan kegiatan atau acara keagamaan dan kebutuhan sangat besar.

"Oleh karena itu, diharapkan jangan memanfaatkan momen bulan suci Ramadhan untuk menaikkan beberapa harga kebutuhan masyarakat, karena itu kita akan terus melakukan pemantauan di lapangan," ujarnya.

Untuk harga kebutuhan pokok dipasaran, Fuad miminta kepada masyarakat agar dapat melaporkan kepada Disperindagkop kalau memang menemukan ada lonjakan harga di pasar, karena kenaikan itu kemungkinan hanya dilakukan distributor maupun pedagang pasar.

"Maka dari itu, kalau memang ada terjadi seperti itu, kita bersama dengan Satuan Tugas (satgas) harga akan segera turun kepalangan, dan kalau terbukti akan kita tindak dan berikan peringatan kepada distributornya maupun kepada pedagangnya," tegas Fuad. (mar/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait