Galakkan Rehabilitasi Lingkungan

Turunkan Emisi Karbon

SAMARINDA- Pemprov Kaltim terus menggalakkan upaya merehabilitasi lingkungan. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim H Riza Indra Riadi mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan adalah menggencarkan penghijauan dan reboisasi.  
Gerakan ini sekaligus mendukung komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menurunkan emisi karbon 26 persen. Karena itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak juga sempat mengundang lima gubernur di Indonesia, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Aceh dan Sulawesi Utara untuk melakukan lokakarya nasional dengan tajuk inisiatif daerah dalam mengantisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim.  
“Rehabilitasi lingkungan dengan penghijauan dan reboisasi agar lingkungan tetap terjaga baik harus tetap kita lakukan,” kata Riza Indra Riadi, belum lama ini.
Menurut dia, dengan menggalakkan rehabilitasi tersebut, diharapkan anak cucu di daerah ini dapat menjaga lingkungan dengan baik. Sehingga kondisi lingkungan hidup di daerah juga akan baik dan sehat.
Sejak 2010 lalu, saat digelar Kaltim Summit I, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan seluruh stake holder daerah ini telah mendeklarasikan Kaltim Hijau (Kaltim Green) dan pencanangan satu orang menanam lima pohon (one man five trees).
“Perlu dukungan masyarakat, termasuk pengusaha untuk program ini,” imbuhnya.
Menurut dia, menjadikan Kaltim hijau tidak saja harus menanam pohon untuk reboisasi, tetapi juga menjaga serta melestarikan keanekaragaman hayati di daerah.  
Selain sebagai upaya untuk mengurangi emisi gas buang atau karbon, semua itu dimaksudkan untuk keberlanjutan pembangunan dan kelestarian lingkungan. “Tujuan dari Kaltim hijau tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaltim secara menyeluruh dan seimbang, baik secara ekonomi, sosial, budaya dan kualitas lingkungan hidupnya, serta mengurangi ancaman bencana ekologi, seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.
Dari program one man five trees, ternyata hingga 2012 telah tertanam pohon sebanyak 67.768.093 bibit pohon dari target penanaman pertahun 17.842.900 bibit pohon. Diharapkan selama lima tahun dapat tertanam mencapai 89.214.500 bibit pohon.  
Realisasi dari 67.768.093 bibit pohon, terdiri dari Kabupaten Paser mencapai 1.044.982 bibit pohon, Kutai Barat 2.174.821 bibit pohon, Kukar 50.424.563 bibit pohon, Kutai Timur 17.962.306 bibit pohon, Berau 2.310.228 bibit pohon, Malinau 29.120 bibit pohon, Bulungan 270.566 bibit pohon, Nunukan 2.867.263 bibit pohon, PPU 2.187.128 bibit pohon, Tana Tidung 1.454.304 bibit pohon, Balikpapan 90.420 bibit pohon, Samarinda 3.038.933 bibit pohon, Tarakan 1.070.049 bibit pohon dan Bontang 626.771 bibit pohon. (jay/hmsprov)

SELAMATKAN KALTIM. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyerahkan bibit mangrove dan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di lokasi penanaman mangrove Samboja. (dok/humasprov kaltim).
 

Berita Terkait