Gathering Pelaku Industri Jasa Keuangan

SAMARINDA – Guna meningkatkan minat masyarakat untuk berurusan dengan lembaga keuangan. Maka, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus intensif  menyosialisasikan lembaga tersebut.

Harapan itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekprov Kaltim HM Sa’bani saat mewakili gubernur Kaltim pada Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016 di Pendopo Lamin Etam.

Menurut dia, masyarakat harus diajak agar memahami keberadaan dan pola pembiayaan yang dilakukan lembaga keuangan baik perbankan maupun asuransi non bank.

“Kalau tidak intensif sosialisasi. Maka, masyarakat tidak begitu tertarik ke perbankan. Apalagi dengan kondisi ekonomi saat sekarang ini,” kata Sa’bani, Selasa (16/2).

Selain itu, masyarakat akan sungkan ke lembaga perbankan karena dinilai terlalu berbelit-belit dalam berurusan terkait pinjaman permodalan atau pembiayaan.

Karenanya, keberadaan OJK hendaknya mampu memacu bahkan mendorong serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat melalui upaya-upaya yang dilakukan lembaga perbankan.

Sebaliknya, lembaga perbankan yang mampu mengakses pembiayaan bagi masyarakat jangan sampai saling berkompetisi (memakan), sehingga menghilangkan kepercayaan masyarakat.

“Melalui upaya OJK diharapkan lembaga perbankan semakin bergairah. Saat ini telah terjadi penurunan kredit. Masyarakat takut pinjam dan perbankan takut juga meminjankan dananya,” ungkap Sa’bani.

Sementara itu Kepala OJK Kaltim Dedy Patria mengatakan untuk mengairahkan ekonomi produktif maka pihaknya memprioritaskan dua area besar. Yakni, bagaimana usaha mikro kecil menengah, pengembangan ekonomi daerah dan penguatan ekonomi prioritas terus ditingkatkan.

“Mendorong pemanfaatan sektor jasa keuangan untuk pembiayaan yang memerlukan sumber dana jangka panjang dan mendorong korporasi menjadi lokomotif perekonomian nasional,” ujar Dedy Patria.

Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2016 dirangkai dengan launching Forum Koordinasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Kaltim oleh Sa’bani. (yans/sul/es/hmsprov) 

Berita Terkait
Government Public Relation