Gatot : Kaltim Memiliki Daya Saing Tinggi

-Kunjungan Diklat Kepemimpinan Tingkat II Pemprov Jawa Timur

 

SAMARINDA–Sebanyak 60 peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXXI Tahun 2013 Pemprov Jawa Timur melakukan studi lapangan ke Kaltim dengan tema Penguatan Peran Birokrasi dalam Memasuki Era ASEAN Community 2015.

“Kami memilih Kaltim sebagai lokasi studi lapangan bagi peserta Diklat Kepemimpinan Pemprov Jatim karena provinsi ini kami nilai memiliki daya saing tinggi di kawasan Kalimantan,” kata Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan yang juga Ketua Rombongan Diklat Kepemimpinan Gatot Hendro usai mengikuti presentasi Pemprov Kaltim di Ruang Tepian I Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/10).

Daya saing yang dikaji di Kaltim ini ujar Gatot, diantaranya mengenai perdagangan dan perekonomian serta sosial, pendidikan dan kesehatan bahkan semua aspek sesuai dengan kompetensinya atau strategik pembangunan.

Benua Etam  dikenal memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang berlimpah berupa minyak dan gas bumi (migas), kayu serta batu bara dan saat ini pemerintah daerah sedang mengembangkan program pertanian dalam arti luas untuk ketahanan pangan.

Selama ini Bumi Mulawarman ini kenal memiliki hutan yang disebut Heart of Borneo bahkan dikenal sebagai paru-paru dunia dengan potensi hutan terbesar dan terbaik kedua di dunia setelah hutan Amazona di Amerika Selatan.

Selain itu, pembangunan di Kaltim selama ini sudah berkembang cukup baik, terlebih lagi dengan diberlakukannya Piagam ASEAN tahun 2008 dan setelah disepakatinya pembentukan ASEAN Community 2015.

“Hasil kajian kita ini akan disampaikan pada seminar nasional di Surabaya bahkan diharapkan menjadi solusi pemecahan masalah (problem solving) secara nasional atau bagian kecil di Kaltim ini akan menjadi contoh di nasional,” ungkap Gatot Hendro.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pendidikan dan Budaya Dr Bohari Yusuf  mengemukakan selama ini Kaltim selalu aktif terlibat dengan kerjasama ASEAN, khususnya dalam lingkup bidang politik dan keamanan serta ekonomi, sosial dan budaya.

“ASEAN Community bagi Kaltim disambut positif karena mampu memberikan dampak yang sangat luas bagi peningkatan pembangunan untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bohari Yusuf.

Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan XXXI Tahun 2013 Pemprov Jawa Timur sebanyak 60 orang melaksanakan studi lapangan di Pemprov Kaltim dan Kota Balikpapan selama lima hari. Tampak hadir Kepala Bandiklat Kaltim H Syafruddin Pernyata dan pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kaltim. (yans/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation