Gelorakan Habsyi agar Kaltim Terhindar dari Musibah

Gelorakan Habsyi agar Kaltim Terhindar dari Musibah

 

SAMARINDA-Melalui Festival Habsyi Muharam 1436 Hijriah se-Kaltim, diharapkan mampu meningkatkan tali silaturrahim umat muslim. Even tingkat provinsi ini akan diikuti para peserta dari kabupaten/kota, bahkan tingkat kecamatan.

Selain meningkatkan silaturrahim, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesenian Islam di daerah. Sebab, kegiatan tersebut dinilai sangat banyak manfaatnya bagi umat muslim. Contohnya, dapat mengajarkan umat muslim mengetahui shalawat tentang rasul.

“Selain bertujuan meningkatkan silaturrahim. Kami yakin melalui kegiatan ini akan menambah pengetahuan para seniman muslim. Khususnya seniman habsyi akan terus meningkat keimanannya,” kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim saat membuka Festival Habsyi Muharram 1436 Hijriah se-Kaltim di halaman Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center Samarinda, Kamis malam (27/11).

Menurut dia, berbagai media memang harus digunakan untuk mendorong semua orang, khususnya umat muslim agar memiliki penghayatan yang kuat tentang Islam. Festival habsyi penuh keagungan dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Sebagai umat yang mencintai rasul, syair-syair di festival habsyi diharapkan dapat dilantunkan dengan penuh semangat dan penuh penghayatan. “Karena itu, meski disyairkan dengan Bahasa Arab, namun demikian mudah dihapal dan mudah disuarakan siapa saja yang menyukainya,” jelasnya.

Selain itu, habsyi juga tersebar di Indonesia bahkan selalu dipertandingkan. Bahkan, Kaltim pernah menjadi pelaksana Festival Kasidah Nusantara. Pemprov Kaltim menilai, kegiatan seperti ini bertujuan untuk meningkatkan kesenian Islam, sehingga ke depan dengan lebih dikenalnya kesenian Islam akan semakin banyak umat muslim yang memahami kebenaran ajaran Islam.

Karena itu, diharapkan kepada Badan Pengelola Masjid Islamic Center kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, yaitu setiap tahun sekali, sehingga pengembangan kesenian Islam semakin meningkat.

“Saya yakin ke depan peserta festival ini akan terus bertambah setiap tahun dan syiar Islam terus digaungkan di daerah ini,” jelasnya.

Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan melalui festival habsyi dapat meningkatkan kekeluargaan antar umat muslim di daerah ini, terutama bagi peserta yang mengikuti maupun para ulama dan ustadz.

Apalagi, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun di tingkat provinsi. Sebab, setiap tahun kegiatan ini biasa hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota, khususnya di Samarinda.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok habsyi di Kaltim dapat saling bertukar informasi dan saling membandingkan kualitas. Tetapi yang terpenting adalah kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan syiar Islam di daerah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kelompok habsyi di Samarinda akan terus bertambah. Kemudian, bertambahnya jamaah habsyi di masing-masing kelompok, sehingga ibu-ibu terus melaksanakan melalui shalawat kepada rasul yang diharapkan dapat membawa kebaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan dengan syiar Islam ini, daerah kita terhindar dari musibah dan kesejahteraan rakyat terus meningkat,” harapnya.

Ketua Badan Pengelola Masjid Islamic Center Awang Dharma Bakti mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 27-30 November 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan syiar Islam.

“Kegiatan dipusatkan di Masjid Islamic Center. Kegiatan ini baru pertama dilaksanakan. Diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun. Karena itu, kami menyelenggarakan dengan memperebutkan piala bergilir. Sedangkan jumlah peserta mencapai 80 kelompok habsyi,” ungkap Awang Dharma Bakti. (jay/sul/es/hmsprov)

Foto : Asisten Kesejahteraan Rakyat H Bere Ali memukul bedug saat meresmikan Festival Habsyi Muharam 1436 Hijriyah di Islamic Centre Samarinda, Kamis (27/11). (dok/humasprov)

Berita Terkait