Generasi Muda Wajib Miliki Jiwa Kebangsaan

Gubernur Awang Faroek Ishak bersama peserta Siswa Mengenal Nusantara. (syaiful/humasprov kaltim)

 

Generasi Muda Wajib Miliki Jiwa Kebangsaan

 

SAMARINDA – Siswa-siswi sekolah sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa wajib memiliki wawasan dan jiwa kebangsaan. Hal itu ditewgaskan Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak saat melepas Siswa Mengenal Nusantara di Ruang Serbaguna Ruhui Rahayu, Senin (24/7).

 

Menurut dia, saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada persoalan kebangsaan yang cukup kompleks yang ditandai dengan terjadinya krisis ekonomi dan moral. “Kondisi bangsa ini menuntut generasi muda lebih menyiapkan diri menghadapi masa depan. Wajib memiliki semangat dan jiwa kebangsaan,” katanya.

 

Selain itu lanjutnya, sekarang ini permasalahan sosial dan penyakit masyarakat seperti peredaran dan penggunaan narkoba, komersialisasi seks dan minuman keras terus meningkatTermasuk dekadensi moral di kalangan generasi muda serta melemahnya rasa nasionalisme dan penurunan pengamalan nilai-nilai budaya maupun ajaran agama. Terlebih dengan maraknya aliran sesat hingga tindakan anarkis dan teror bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Di tengah situasi demikian, ujar Awang tentunya bangsa memerlukan generasi yang mampu menangkal kondisi tersebut dengan berbekal jiwa dan wawasan kebangsaan tinggi. “Melalui program Siswa Mengenal Nusantara ini diharapkan peserta mengetahui keberagaman dan kondisi masing-masing daerah di Indonesia. Mengetahui suku, adat dan prilaku yang berbeda, sehingga semakin meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa,” harap Awang Faroek. Program Siswa mengenal Nusantara diikuti 17 peserta dan didukung beberapa BUMN diantaranya Peruri dan holding Perkebunan Nusantara.(yans/sul/adv)

Berita Terkait
Government Public Relation